Putri Ariska (17), siswi di sebuah SMK swasta di Karangkates Malang, warga Desa Boro Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, terjatuh saat berfoto selfie dari jembatan rel kereta api hingga harus dirawat di rumah sakit.
"Korban ini berfoto selfie kemudian terpeleset dan terjatuh dari jembatan rel kereta api. Saat bersamaan ada kereta api yang datang," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Blitar AKP Wisnu Wardhana, Jumat (10/6).
Dia menyampaikan, korban terjatuh dari ketinggian 15 meter. Saat itu, korban sedang berfoto selfie dengan teman-temannya dan terpeleset hingga terjatuh dari jembatan rel kereta api.
Kepalanya terluka dan diduga mengalami benturan keras saat terjatuh. Selain itu, beberapa anggota tubuh lainnya juga terluka. Korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Ngudi Waluyo Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Tim medis telah memeriksa secara intensif kondisi kesehatan korban. Petugas memastikan benturan di kepalanya berharap tidak mengakibatkan efek yang parah, yaitu gegar otak.
Selain itu, tim medis juga memeriksa kondisi tubuhnya, termasuk tulang-tulangnya untuk memastikan tidak ada tulang yang retak akibat musibah itu.
Nenek korban, Sudayah mengatakan, cucunya mengaku pamit akan berangkat ke sekolah untuk kegiatan pondok Ramadan.
Menurutnya, korban sempat agak aneh sikapnya, yaitu tidak menggunakan baju seragam sekolah. Dia tidak menyangka terjadi musibah menimpa cucunya yang terjatuh dari jembatan kereta api.
"Pagi sebelum berangkat sekolah, dia meminta uang jajan. Tapi, saya sempat curiga, kok tidak pakai baju seragam sekolah. Saat saya di sawah, langsung pulang karena diberitahu jika dia mengalami kecelakaan," beber Sudayah seperti dikutip dari Antara.