Anggota Kepolisian Resor Gorontalo menjadi korban penganiayaan kerusuhan di Lapas Klas IIA Gorontalo, Brigadir Polisi Dua M Kurniawan Noho, telah selesai menjalani operasi atas luka yang dialaminya di Rumah Sakit Aloe Saboe, Kota Gorontalo, Kamis (2/6).
Di Rumah Sakit Aloe Saboe, Bripda M Kurniawan Noho didampingi Kabid Humas Polda Gorontalo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) S Bagus Santoso.
Pada kesempatan itu, Kabid Humas Polda Gorontalo mengungkapkan bahwa saat ini kondisi di Lapas Klas IIA Gorontalo berangsur kondusif pasca kerusuhan yang terjadi pada hari Selasa (31/5) malam.
"Aktifitas Lapas berjalan normal seperti biasa," ujar Bagus, seperti dikutip dari Humas Polda Gorontalo, Kamis (1/6).
Selain itu, Bagus mengatakan pelaku penganiayaan terhadap anggota Polres Gorontalo masih ditahan di rumah tahanan Polda Gorontalo untuk proses hukum lebih lanjut. Sedangkan hari ini penyidik akan melakukan pemeriksaan kepada para saksi berada di Lapas. Hari ini juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan tes urine terhadap pelaku penganiayaan, yakni Eddi Nurkamiden.
"Karena diindikasikan bahwa pelaku mengkonsumsi narkoba dilihat dari tingkah laku pelaku yang kurang normal," ungkap Bagus.
Berdasarkan penjelasan dari penyidik bahwa pelaku sudah sering melakukan penganiayaan kepada orang lain. Bahkan, saat ini sudah ada 5 laporan polisi sedang dilaporkan ke Polres Gorontalo Kota. Sesuai data yang ada di Polres Gorontalo Kota.
"Penyidik akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Lapas dalam rangka mengungkap kasus penganiayaan ini," pungkasnya.