Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menyesalkan adanya kerusuhan yang terjadi di Lapas II A Gorontalo. Sebab, insiden ini mengindikasikan lemahnya keamanan dari aparat penegak hukum."Kita menyesalkan lah kejadian ini, ya memang ini sudah minta ke jajaran, lain kali membawa napi itu ke dalam harus mempertimbangkan keamanan petugas, seharusnya memang polisi itu di pintu pertama, pintu kedua itu sudah seharusnya petugas," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/6).Meski demikian, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan petugas lapas disana. Kabar terakhir yang didapatkan, kerusuhan itu sudah mulai mereda."Lapas di Gorontalo sudah aman, jadi yang menusuk itu sudah diambil, sudah ditahan di Polda, ada sidak-sidak semua, semua alat-alat yang sajam, ada arit, yang dimasukkan memang dibawa ke dalam itu ditarik semua," jelas dia.Yasonna menambahkan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan secara ketat dan menginstruksikan ke seluruh jajaran agar situasi ini kembali berjalan normal."Ya inikan tahanan sampai masuk ke lapis kedua, nanti ceklah, dirjen pas sudah kirim orang juga, dirjen akan minta melihat," ungkapnya.
Menkum HAM kirim Dirjen PAS cek Lapas Gorontalo
"Lain kali membawa napi itu ke dalam harus mempertimbangkan keamanan petugas," ujar Yasonna.
Advertisement
Rekomendasi