Korban ke-19 tragedi air terjun Dua Warna teridentifikasi

Korban diketahui bernama Gunawan warga Asahan.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Korban ke-19 tragedi air terjun Dua Warna teridentifikasi
Mahasiswa hilang di Air Terjun Dua Warna. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut berhasil mengidentifikasi ke-19 bencana banjir bandang dan longsor di air terjun Dua Warna, Sibolangit, Deli Serdang, Sumut. Korban diketahui bernama Gunawan warga Asahan."Kita sudah berhasil mengidentifikasi jenazah ke-19 dari hasil rekonsiliasi pemeriksaan gigi geligi dan sidik jari, tak terbantahkan jenazah dengan nomor kantung 09 adalah Gunawan (22)," jelas Wakil Kepala Tim DVI Polda Sumut Kombes Pol dr Farid Amansyah, Selasa (24/5).Gunawan merupakan warga Pasar V, Dusun VII, Desa Rawang, Kecamatan Rawang Arga, Asahan. Dia merupakan salah satu korban yang hilang setelah banjir bandang dan longsor di air terjun Dua Warna.Farid juga menjelaskan baru 19 jenazah yang tiba di RS Bhayangkara Polda Sumut. Ke-19 jenazah korban yang telah ditemukan dan diidentifikasi terdiri dari sepuluh jasad perempuan dan sembilan jasad laki-laki. Seluruhnya telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarganya.Penjelasan Farid meluruskan kabar sebelumnya. Sempat diinformasikan sudah 20 jenazah yang telah ditemukan dan dievakuasi. "Senin kemarin hanya satu jenazah yang dievakuasi bukan dua jenazah," jelasnya.Dengan diidentifikasinya Gunawan, masih tersisa 2 orang yang dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang dan longsor di kawasan air terjun Dua Warna. Keduanya yaitu: Mirjano dan Eka Nurul Rahmania.Seperti diberitakan, banjir bandang dan longsor terjadi di sekitar air terjun Dua Warna saat 76 wisatawan, yang umumnya mahasiswa dan 2 pemandu, berada di kawasan wisata itu, Minggu (15/5) siang. Sebanyak 21 orang dilaporkan hilang. Sebanyak 19 di antara mereka yang hilang telah ditemukan tewas. Sementara dua lainnya masih terus dicari.

Rekomendasi