Jasad wanita korban tragedi air terjun Dua Warna sulit dievakuasi

Tim SAR sampai saat ini belum mengerahkan anjing pelacak.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Jasad wanita korban tragedi air terjun Dua Warna sulit dievakuasi
Mahasiswa hilang di Air Terjun Dua Warna. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi satu jenazah korban banjir bandang dan longsor air terjun Dua Warna, Sibolangit, Deli Serdang, Sumut, yang telah ditemukan masyarakat, Kamis (18/5). Jasad berada di lokasi yang ekstrem."Hari ini cuma satu yang ditemukan, jenazah perempuan, ditemukan tim SAR masyarakat. Sulit dievakuasi, jadi besok pagi dievakuasi karena kedalamannya mencapai seratus meter, sangat ekstrem," kata Kepala Kantor SAR Medan Zainul Thahar.Hujan yang mengguyur kawasan Sibolangit juga mempersulit proses evakuasi. "Sekarang lagi hujan, jadi kita sulit evakuasi jenazah tersebut," sambung Zainul.Personel yang terlibat pencarian ini mencapai 400 orang dari TNI, Polri, dan tim SAR yang dibentuk masyarakat kawasan Sibolangit dan sekitarnya. Namun, anjing pelacak belum dilibatkan.Radius pencarian pun diperluas. Personel terus menelusuri sungai dan berusaha menemukan korban. Jenazah yang ditemukan hari ini bahkan mencapai 6 km dari lokasi bencana.Saat ditanya hingga kapan proses pencarian dilakukan, Zainul mengatakan hal itu bergantung pada situasi. "Sejauh ini akan tetap dilanjutkan, belum ada ketetapan untuk ditutup, belum ada," jelasnya.Seperti diberitakan, banjir bandang dan longsor terjadi di sekitar air terjun Dua Warna saat 76 wisatawan, yang umumnya mahasiswa dan 2 pemandu, berada di kawasan wisata itu, Minggu (15/5) siang. Sebanyak 22 orang dilaporkan hilang. Belakangan, seorang di antaranya, ditemukan selamat. Sejauh ini tim gabungan baru menemukan dan mengevakuasi 16 jenazah, terdiri dari 9 perempuan dan 7 laki-laki. Jasad yang telah ditemukan dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Seluruhnya telah berhasil diidentifikasi. Sementara 5 orang lainnya dilaporkan masih hilang.

Rekomendasi