Ba'asyir kini tempati sel khusus penjagaan ketat & pembesuk dibatasi

Kondisi Abu Bakar Baasyir saat ini juga dilaporkan kurang sehat.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Ba'asyir kini tempati sel khusus penjagaan ketat & pembesuk dibatasi
Abu Bakar Basyir. ©2013 Merdeka.com

Setelah menjalani persidangan peninjauan kembali dalam kasus pelatihan militer Jalin Janto Aceh di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, Amir Jamaah Ansharut Tauhid Abu Bakar Baasyir kembali ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih Pulau Nusakambangan.Informasinya, Ustaz Abu Bakar Baasyir ditempatkan dalam sel khusus di LP yang memiliki penjagaan super maximum security (SMS). "Setelah sidang beberapa waktu lalu, ustaz (Abu Bakar Baasyir) di tempatkan di (LP) Pasir Putih. Ia ditempatkan di sel baru dengan aturan baru," kata asisten pribadi Abu Bakar Baasyir, Hasyim Abdullah, Selasa (5/4).Dalam aturan tersebut, jelas Hasyim, saat ini jumlah penjenguk dibatasi hanya keluarga inti, tim kesehatan dan tim pembela hukum saja. "Kalau jumlah pembesuk, dibatasi maksimal hanya lima orang saja, sehingga kalau yang datang lebih dari lima, otomatis tidak bisa masuk semua," jelasnya.Saat menjenguk ustaz pun, lanjut Hasyim, tidak bisa langsung bersentuhan karena saat ini dibatasi dengan pemisah. "Kalau ada keluarga atau penjenguk yang datang hanya berkomunikasi lewat interkom dan dibatasi dinding kaca," ucapnya.Selain itu, ia menjelaskan saat ini kondisi Abu Bakar Baasyir juga kurang sehat. Ia menyebut kaki terpidana teroris tersebut membengkak. "Kakinya katanya dirasa nyeri seperti asam urat. Kemarin, sempat diperiksa dan saat ini sedang menunggu uji laboratorium," ucapnya.Sebelumnya, usai persidangan di Pengadilan Negeri Cilacap beberapa waktu lalu, salah satu pendukung Abu Bakar Baasyir yang datang mengatakan kondisi pria berusia 80 tahun tersebut mengalami pembengkakan di bagian kaki.

Rekomendasi