Temui Presiden Jokowi, NU sampaikan gelar ekspedisi Islam Nusantara

Rencananya, ekspedisi Islam Nusantara akan menuju 40 titik di setiap wilayah Indonesia.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Temui Presiden Jokowi, NU sampaikan gelar ekspedisi Islam Nusantara
PBNU temui Jokowi di istana. ©2016 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Rais Aam Nahdlatul Ulama dan petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini. Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menyatakan dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyampaikan bahwa percaya kepada NU dari pimpinan pusat sampai pengurus ranting di dusun tak akan menyampaikan paham radikalisme."Saya jamin tidak satu pun santri NU, pelajar, mahasiswa NU yang terprovokasi atau simpati pada gerakan-gerakan teror. Itu yang paling penting," kata Said di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/3). Dalam pertemuan tersebut, Said menjelaskan turut melaporkan ke Presiden Jokowi bahwa NU akan mengadakan ekspedisi Islam Nusantara yang bertujuan untuk mensosialisasikan Islam yang santun, berbudaya dan ramah yang pagi ini telah dibuka oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di sebuah Pesantren di Cirebon, Jawa Barat. "Kemudian di 40 titik kita keliling mensosialisasikan Islam Nusantara, lalu di Banten, semua kiai-kiai, dari bawah sampai ke pusat bahwa itulah tinggal satu-satunya di dunia, Islam yang ramah, santun, moderat, Islam Indonesia dan Islamnya NU dengan jargon mencintai tanah air bagian dari iman," ujarnya. Berikut petinggi NU yang hadir dalam pertemuan tersebut:Rais Aam Ma'ruf AminKetua Umum PBNU Said Aqil SiradjWaketum PBNU Prof MasoenSekjen PBNU Helmy FaisalKetua Lembaga Perekonomian Harfiq Hasnul QolbiBendahara Umum PBNU Bina SuhendraKetua Umum Anshor Yakuq Cholil Ketua Umum Fatayat Anggia Ermarini

Rekomendasi