Kejadian nahas dialami anggota Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Brigadir Edwin Aldi. Saat bertugas menangkap bandar sabu berinisial HS di Desa Simpang Empat, Kecamatan Sungai Menang, OKI, Senin (14/12) pukul 21.00 WIB, Edwin terkena tembakan dan mengenai bokong.Cerita ini berawal saat penggerebekan tiba-tiba seluruh lampu di desa itu mati mendadak. Saat itulah terdengar suara tembakan dari salah satu rumah warga. peluru mengenai bokong korban di sebelah kiri tembus ke bokong kiri.Tanpa pikir panjang, rekan korban membawanya ke RSUD Kayuagung untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan bandar sabu yang berhasil diamankan langsung diangkut ke Mapolres OKI.Korban lantas dioperasi pengangkatan proyektil di Rumah Sakit Charitas Palembang. Edwin mengaku tembakan itu terjadi bersamaan dengan penangkapan HS. Diduga pelaku menembak dari jarak yang cukup dekat."Waktu itu tiba-tiba serentak lampu mati, sekejap saya ditembak dari arah belakang atau samping, kena bokong saya," ungkap Edwin di RS Charitas Palembang, Selasa (15/12).Dia mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah melakukan penyelidikan mendalam terkait peredaran narkoba di kawasan itu. Sementara HS adalah seorang bandarnya.
Advertisement
"Kami berangkat tujuh orang dari kantor. Ini memang sudah kami selidiki," pungkasnya.Akhirnya tim dokter RS RK Charitas Palembang berhasil mengangkat proyektil peluru dari bokong Edwin. Dugaan sementara, proyektil tersebut berasal dari senjata api rakitan (senpira).Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova mengungkapkan, proyektil tersebut diketahui berjenis M16. Hal ini memungkinkan jenis senjata api yang digunakan pelaku."Dini hari tadi operasi pengangkatan proyektil dilakukan. Jenisnya M16, dugaannya dari senpira," ungkap Djarod, Selasa (15/12).Untuk memastikan dugaan tersebut, proyektil tersebut akan dikirim ke Labfor Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut."Kita libatkan tim labfor untuk mengetahui jenis pastinya," ujarnya.
Advertisement
Polisi telah mengantongi identitas diduga pelaku penembakan Edwin. Hingga kini polisi masih memburu pelaku."Belum berhasil ditangkap, tapi sudah diketahui identitasnya. Sekarang lagi dikejar," ujarnya.Sementara itu, tersangka HS diketahui merupakan salah satu bandar narkoba besar di daerah itu."Tersangka HS diduga adalah jaringan peredaran narkoba besar atau terbesar di OKI," ungkap Djarod.Informasi yang diterimanya dari Mapolres OKI, kata dia, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan milik HS saat penangkapan."Senpi rakitan itu ditemukan di rumah HS," ujarnya.Mengenai pelaku penembakan terhadap salah satu anggota, Djarod berkeyakinan masih berkaitan dengan penangkapan bandar narkoba tersebut. Diduga, pelaku berupaya melakukan sabotase penangkapan.
Advertisement
"Kemungkinan kuat, pelakunya diduga ada kaitannya atau jaringan dengan sang bandar HS," pungkasnya.