Demo di depan UIN Makassar ricuh, mahasiswa lempari batu ke Brimob

Mereka tidak terima seniornya diduga dipukul polisi saat mengurus SIM.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Demo di depan UIN Makassar ricuh, mahasiswa lempari batu ke Brimob
Ilustrasi Demo Buruh. ©2015 Merdeka.com

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar demonstrasi di depan kampus di Jalan Alauddin Makassar. Mereka memprotes aksi pemukulan terhadap Akbar, salah seorang mahasiswa UIN yang diduga mengalami kekerasan saat mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Gowa.Aksinya ini digelar sejak sore tadi. Seluruh badan jalan di Jalan Alauddin dikuasainya, membuat akses jalan perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa macet total.Dalam aksinya mahasiswa menuntut Kapolda Sulsel Irjen Polisi Pudji Hartanto Iskandar untuk minta maaf kepada mahasiswa, karena senior mereka bernama Akbar itu diduga mengalami penganiayaan saat mengurus SIM.Saat Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Rusdi Hartono turun hendak menemui mahasiswa, dia ditolak karena mahasiswa ini ingin Kapolda sendiri yang menemui mereka.Tak ayal, pasukan Brimob Polda Sulsel turun membubarkan aksi mahasiswa yang sudah mengganggu ketertiban arus lalu lintas ini. Batu-batu berserakan di tengah jalan. Pasukan Brimob membubarkan dengan menembakkan tembakan gas air mata dan semprotan water canon. Mahasiswa-mahasiswa ini pun dipukul mundur.Arus lalu lintas di Jalan Alauddin mulai menggeliat. Tapi mahasiswa yang mundur berlindung di dalam kampus masih terus melempari pasukan Brimob.Seorang pejabat rektorat berusaha mendekati mahasiswa, tetapi terhalang lemparan batu. Akhirnya pejabat rektorat ini mundur. Aparat kepolisian berlindung dengan tameng masing-masing.

Rekomendasi