Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto menegaskan bahwa konflik horizontal yang terjadi di Singkil, Aceh harus segera diselesaikan. Di sisi lain, harus pula diantisipasi terjadinya konflik serupa. Hal tersebut karena negara Indonesia kental dengan budaya toleransi. "Kami menyesalkan yang terjadi di Singkil, ke depan kami meminta intensitas terkait isu ini bisa menyelesaikan dengan betul tuntas dan ke depan tidak ada lagi. Kita harus melaksanakan toleransi sebaik-baiknya. Atas kejadian itu kami menyesalkan, mudah-mudahan tidak ada lagi," kata Agus di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10). Bagi Agus sendiri, konflik horizontal di Singkil tersebut sudah berjalan lama. Bisa dikatakan hal tersebut hanya permasalahan ketidaksesuaian dalam berkomunikasi."Barangkali ini suatu perselisihan yang tidak sesuai, barangkali masalah komunikasi," tuturnya. Selain itu, Politikus Demokrat ini mendesak aparatur penegak hukum agar segera usut akar konflik. Dia juga menginginkan pihak yang salah agar dijerat hukuman yang sesuai."Penyelesaian di Singkil harus secara hukum, kami mendorong aparat hukum melakukan tugasnya," tegasnya. Seperti diketahui sebelumnya, telah terjadi bentrok antarwarga di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Akibat insiden tersebut, sebuah gereja ikut dibakar oleh warga. Akibat aksi ini, dua warga tewas dan empat lainnya luka-luka.
Pimpinan DPR minta konflik di Aceh diselesaikan sampai tuntas
"Atas kejadian itu kami menyesalkan, mudah-mudahan tidak ada lagi," kata Agus.
Rekomendasi