Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa, mengaku sangat kecewa terhadap pengawasan dari pihak Kemenkum HAM di Lapas Suka Miskin. Pasalnya, narapidana kasus pajak Gayus Tambunan bisa kembali berkeliaran keluar Lapas."Kalau saya bilang Gayus ini luar biasa. Saking luar biasanya, bahkan dia bisa nonton tenis di Bali pakai wig. Nah sekarang lagi, bisa keluar untuk makan di restoran," ujar Ria dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Sabtu (26/9).Ria menegaskan, Kemenkum HAM tidak bisa terkesan 'cuci tangan' dan melakukan pembenaran dengan mengatakan bahwa foto Gayus di restoran itu diambil usai menghadiri sidang perceraian di Pengadilan Jakarta Utara.Pasalnya, setiap Lapas tentunya memiliki mekanisme dalam membawa seorang narapidana keluar lapas dengan sejumlah ketentuan hukum yang tetap tidak boleh dilanggar sedikit pun dalam menjalankan proses tersebut."Kalau saya bilang, ini orang ngeledek amat. Dia merasa sangat hebat untuk menguasai suatu sistem. Bahkan dia bisa menguasai penguasa di suatu Lapas. Entah itu ada hubungan emosional, atau hanya karena uang," ujar Ria.Oleh karenanya, lanjut Ria, karena adanya dugaan kesengajaan dan kelalaian pengawasan di Lapas Sukamiskin, Ria mendesak agar Dirjen Lapas Kemenkum HAM memeriksa Kepala Lapas Sukamiskin, tempat Gayus mendekam."Periksa Kalapasnya, apakah dia menerima sesuatu dari Gayus. Tolong periksa Kalapas, agar kita tahu apakah dia keluar untuk mengikuti sidang atau bagaimana," pungkasnya.
Gayus keluyuran, Komisi III minta Kalapas Suka Miskin diperiksa
"Dia bisa nonton tenis di Bali pakai wig. Nah sekarang lagi, bisa keluar untuk makan di restoran" kata Dwi Ria Latifa.
Advertisement
Rekomendasi