Yayasan SMP Kasih Depok akui gurunya kerap berlaku kasar ke murid

Karena kejadian itu bahkan sang guru diturunkan jabatannya dari kepala sekolah menjadi guru biasa.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Yayasan SMP Kasih Depok akui gurunya kerap berlaku kasar ke murid
Ilustrasi Guru. ©2014 Merdeka.com

Pihak Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) mengakui adanya perilaku kasar dari guru di SMP Kasih yang bernaung di bawah yayasannya. Laporan itu sudah diketahui beberapa waktu lalu. Pihak yayasan pun mengaku akan menindaklanjuti laporan itu."Ada sedikit radikal memang, tapi akan kami tindaklanjuti," kata Ketua Pengurus YLCC, Edward Jonathan, Kamis (10/9).Seperti diketahui, salah satu oknum guru di sekolah itu diduga menampar siswa hingga memar. Peristiwa dipicu ketika John Luther Mathew, siswa kelas VII ditegur oleh Nico Demus. Saat itu Nico memberitahu John untuk ganti pakaian setelah mata pelajaran olahraga.John yang sedang bersama teman-temannya sedang bermain lempar baju dan secara tak sengaja terkena wajah Nico. Spontan Nico yang baru dua bulan diturunkan jabatannya dari kepala sekolah menjadi guru biasa itu pun menampar John.Nico baru dua bulan diturunkan jabatan oleh pihak yayasan. Sebelumnya, dia adalah kepala SMP Kasih. Hal ini terjadi diduga karena kasus yang sama, yakni memukul murid. Atas tindakan itu akhirnya yayasan memberhentikan dari jabatan kepala sekolah."Itu salah satunya kenapa dia diturunkan dari kepala sekolah. Tadinya dia kepsek tapi dirolling jadi guru biasa," ungkapnya.Pihaknya hingga saat ini mengaku belum tahu apakah akan memberhentikan Nico atau tidak. Karena untuk memutuskan hal itu perlu dilakukan dengan seluruh pimpinan. "Saya harus rapat dengan pimpinan. Kalau sekarang belum bisa menentukan," kata Edward.

Rekomendasi