Niat Suryanto Kwok untuk mengikutkan anaknya untuk kursus bahasa berbuah pahit. Uang sebesar Rp 10,5 juta melayang dibawa kabur sebuah pemilik tempat kursus abal-abal di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.Selain Suryanto, pemilik tempat kurus yang diketahui bernama Riswanda ini juga menipu 400 orangtua murid lainnya. Seluruh uang yang sudah disetorkan tak bisa dikembalikan, bahkan Riswanda menghilang setelah sempat menjual rumahnya."Korban owner mencapai 400 orang. 1 Orang rata-rata bayar Rp 10 juta, bahkan ada Rp 31 juta. Kalau saya bayar Rp 10,5 untuk 2 tahun," keluh Suryanto saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (21/5).Suryanto mengaku sempat tergiur tawaran Global Bahasa/Speak Easy yang menawarkan program delapan bahasa asing dengan biaya murah. Tak hanya itu, tempat kursus ini juga mempekerjakan sejumlah native speaker sebagai pengajar."Memang benar ada native speaker, tapi semuanya berhenti," ungkap dia.Meski sempat curiga akan menjadi korban penipuan, namun pemilik maupun marketing Global Bahasa ini masih bisa meyakinkan meski belum dibuka secara resmi. "Kalau saya sudah mendaftar sejak September 2014, anak saya baru masuk 15 Januari 2015, setelah itu sempat jalan hingga akhir Maret," ucapnya.
Korban kursus abal-abal di Jakarta Barat capai 400 orang
Seluruh uang yang sudah disetorkan tak bisa dikembalikan, bahkan pelaku menghilang setelah sempat menjual rumahnya.
Advertisement
Rekomendasi