Sri Suparni, ibunda Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meninggal dunia di RS Sardjito, Yogyakarta, sekitar pukul 03.22 WIB akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Ganjar mengaku terakhir berkomunikasi secara langsung dengan sang ibu saat menjenguk di rumah sakit sepekan yang lalu.Terakhir, Ganjar bersama sang istri Siti Atikoh Jumat (27/3) usai menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) di Bakorwil II Eks Karisidenan Kedu di Magelang, Jawa Tengah, menyempatkan diri menjenguk sang ibu. Namun, takdir berkata lain, sang ibu Sri Suparni mengembuskan napas terakhirnya."Seminggu yang lalu kalau komunikasinya. Saat itu, untuk keenam kalinya saya menjenguk ibu. Ya ngobrol biasa. Saat itu ibu masih bersemangat. Aku arep pamit mulih ke Semarang yo. Aku arep pamit (saya mau pamit pulang ke Semarang yah)," ungkap Ganjar kepada merdeka.com menceritakan obrolan terakhirnya dengan sang ibu sepekan lalu, Sabtu (28/3).Menurutnya, pesan terakhir sang ibu agar dirinya menjalankan amanah rakyat Jawa Tengah dengan baik."Bawa amanah yang baik. Laksanakan tugas kerja hati-hati," ungkap Ganjar.Selain itu, dalam melaksanakan kerja, Ganjar juga diminta sang ibu tidak memperkaya diri sendiri. Apalagi, memimpin rakyat Jawa Tengah yang ada di 35 kabupaten/kota."Kerjo ra gampang. Ojo mikir cepet sugih. Ati-ati, ati-ati (Kerja sebagai gubernur Jawa Tengah tidak gampang. Jangan berpikir memperkaya diri saja)," tuturnya.Saat ini, jenazah almarhum Sri Suparni ibu tercinta Ganjar Pranowo masih dalam perjalanan menuju ke rumah duka di Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah. Menurut rencana, Sabtu (28/3) hari ini sekitar pukul 11.00 WIB jenazah almarhum Sri Suparni akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.
Sebelum meninggal ibunda pesan Ganjar Pranowo agar amanah
"Bawa amanah yang baik. Laksanakan tugas kerja hati-hati," pesan sang ibu untuk Ganjar.
Advertisement
Rekomendasi