Anggota MPR RI, H. Asril Hamzah Tanjung mengadakan sosialisasi tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal ika atau biasa disebut empat pilar kebangsaan di Kelurahan Utan Kayu Selatan, Minggu (7/3).Dalam sosialisasi itu, Asril mengatakan empat pilar kebangsaan adalah harga mati. Pasalnya, Indonesia merupakan negara besar dimana agama, suku dan budaya harus dijaga."Sosialisasi itu perlu, karena empat pilar ini harga mati sehingga harus terus dilakukan," kata Asril saat menyampaikan sosialisasi ke warga yang hadir dalam acara tersebut.Purnawirawan ini juga mengatakan penyebab adanya perpecahan di beberapa daerah lantaran kurangnya sosialisasi empat pilar. Dia mencontohkan perpecahan sering terjadi di Ambon."Adanya perpecahan karena mungkin mereka enggak paham empat pilar kebangsaan. Di Ambon itu, padahal dulu enggak ada kaya gitu (kerusuhan)," ucapnya.Lebih lanjut, Asril mengimbau kepada warga yang hadir dalam acara itu agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang beredar di tanah air. Bahkan dia meminta agar masyarakat mau mengabdi ke negara dan mau membela negara."Kita enggak boleh terpengaruh sama isu-isu yang beredar sekarang apa lagi isu itu bisa membuat perpecahan. Kita wajib membela negara kita, mungkin kalau di negara lain bapak atau ibu udah wajib ikut pendidikan militer buat membela negara," tandasnya.
Anggota MPR: Empat pilar kebangsaan harga mati
"Sosialisasi itu perlu, karena empat pilar ini harga mati sehingga harus terus dilakukan."
Advertisement
Rekomendasi