Selain belum berhasil mengidentifikasi 12 jenazah korban AirAsia QZ8501 selama dua hari Minggu (1/2) dan Senin (2/2), Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur hari ini, Senin (2/2), juga kembali menerima kiriman satu body parts (jenazah) lagi. Jenazah yang datang sekitar pukul 11.00 WIB itu adalah bayi tanpa kepala.Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono, pihaknya belum berani memastikan apakah body parts bayi yang baru tiba ini anak kandung dari suami-istri asal Korea Selatan yang sudah teridentifikasi beberapa waktu lalu atau bukan.Sebab, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur harus melakukan pemeriksaan post mortemnya terlebih dahulu, termasuk memeriksa jenis kelaminnya.Terlebih lagi, kondisi bayi tersebut, sangat mengenaskan. Kata perwira tiga melati di pundak ini, body parts bayi yang baru tiba di Surabaya itu, potongan tubuhnya banyak yang hilang."Bagian kepala, tangan dan satu kakinya sudah tidak ada. Yang ada tinggal tulang belakang, sebagian daging, kemudian pinggul ke bawah, dan satu kaki saja," terang mantan Wadirlantas Polda Jawa Timur itu.Kendati kondisi body parts bayi ini sudah tidak utuh, Awi meminta pihak keluarga tetap bersabar dan menunggu perkembangan. Karena Tim DVI Polda Jawa Timur akan terus berupaya untuk mengidentifikasinya."Kita berharap keluarga tetap sabar. Meski kondisinya sudah tidak utuh, bukan alasan bagi Tim DVI untuk tidak bekerja. Kita akan lakukan identifikasi berdasarkan DNA," katanya.Sementara itu, dengan tambahan satu jenazah bayi ini, total jenazah korban AirAsia yang ada di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur ada 77 korban. Rinciannya, 64 korban berhasil diidentifikasi, 12 sisanya masih menunggu hasil rekonsiliasi untuk menentukan identitasnya, dan satu tambahan body parts bayi yang tiba hari ini."Dengan tambahan satu body parts ini, maka total jenazah yang sudah kita terima ada 77 jenazah. 64 sudah teridentifikasi dan kita serahkan ke pihak keluarga, 12 masih berada di cold storage (ruang pendingin) untuk menunggu hasil rekonsiliasi, dan satu tambahan jenazah bayi yang tiba hari ini," tandas Awi.
Jenazah bayi tanpa kepala korban AirAsia tiba di Surabaya
Potongan tubuhnya bayi tersebut banyak yang hilang.
Advertisement
Rekomendasi