Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain mengungkapkan rencana pembangunan Tol BSD Serpong, Kota Tangsel-Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sampai kini masih terus berjalan tahapannya.Permasalahan yang terjadi selama ini, kata Zaki, karena pembebasannya lahan yang tak kunjung tuntas negosiasinya. "Target 2015 akhir sudah selesai pembebasannya, langsung deh dilakukan pengerjaan konstruksinya. Kalau sudah dibebaskan gampang, ngerjain mah cepet, pembebasan yang susah," ujar Zaki, Selasa (16/12).Ditanya soal pemilihan jalurnya akan berada di titik mana, bupati enggan mengungkapkan, karena kata dia hal itu akan membuat warga pemilik lahan semakin bertahan dengan harga tinggi. "Masih dalam kajian, mau keluar di mana dan jalurnya mana saja titiknya masih dikaji, tetapi untuk keluar saya kira sih seharusnya ada interchange baru," ujarnya.Diketahui, pada 2002 silam Bupati Tangerang sebelumnya yakni Ismet Iskandar mengaku pembangunan tol tersebut akan segera dimulai. Namun, hingga saat ini puteranya menggantikan dirinya sebagai bupati, proyek jalan bebas hambatan tersebut belum juga dimulai.Zaki menjelaskan, proyek itu selain membantu mengurai penumpukan kendaraan di Tangerang-Merak, juga untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayah bagian selatan dan barat Kabupaten Tangerang."Adanya jalan tol Serpong-Balaraja kami harapkan bisa menghidupkan sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang. Kalau jadi, gue enak ngantor, deket," katanya.Pengerjaan proyek tol Serpong-Balaraja yang diinisiasi PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ditargetkan segera terealisasi pada 2016.
Bila Tol BSD jadi,bupati Tangerang bilang gue enak ngantor dekat
Permasalahan yang terjadi selama ini, kata Zaki, karena pembebasannya lahan.
Advertisement
Rekomendasi