Pemukulan mahasiswa di musala, 2 polisi Pekanbaru diperiksa

Mereka diperiksa karena saat itu mereka ada di TKP

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Pemukulan mahasiswa di musala, 2 polisi Pekanbaru diperiksa
Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Insiden pemukulan terhadap sejumlah mahasiswa Universitas Riau (UR) yang dinilai arogan masih berlanjut di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau. Selain Bintara yang terlibat langsung, dua perwira Polresta Pekanbaru juga diperiksa.Kabid Propam Polda Riau AKBP Budi Santoso kepada merdeka.com , Senin (15/12) membenarkan hal itu, menurutnya, saat ini pemeriksaan tambahan saksi masih berlangsung. Termasuk ada dua perwira yang menjabat sebagai kepala satuan (Kasat) di Polresta Pekanbaru."Kasat yang diperiksa ini yakni Kasat Sabhara Polresta saat kejadian itu berlangsung, Kompol Bob Martin yang saat ini sudah dimutasi dan Kasat Intel Kompol Bainar. Mereka diperiksa karena saat itu mereka ada di TKP," ujar Budi.Terkait kasus yang mencederai umat muslim ini, dari pemeriksaan yang dilakukan Propam Polda Riau, sudah empat orang anggota polisi dinilai bertanggungjawab dan ditetapkan sebagai terperiksa atau tersangka. Termasuk di dalamnya adalah Kompol Darmawan Marpaung (DM), mantan Kabag Ops Polresta Pekanbaru.Namun, Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Harianto Watratan yang juga ada di lokasi saat itu, belum mendapat pemanggilan dari Propam Polda Riau."Ada empat orang yang statusnya dinaikkan dari terduga menjadi terperiksa. Termasuk Kompol DM, baru itu saja," jelas Budi.

Rekomendasi