Suasana duka menyelimuti kediaman Suniyem (55) satu dari tujuh orang korban tewas dalam insiden kecelakaan maut Bus Harapan Jaya di depan Mahmil Medaeng, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (13/10) pagi pukul 04.00.Pihak keluarga mengaku merasa sangat kehilangan atas kematian Suniyem. Menurutnya keluarga telah memiliki firasat aneh sebelum kejadian tersebut, yakni saat menaiki tangga penyeberangan di Surabaya sandal milik Suniyem kerap lepas dari kakinya.Pihak keluarga di Desa Bangsongan Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri kini tengah menunggu kedatangan jenazah dari RSUD Sidoarjo untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.Mereka masih shock karena di dalam bus tersebut terdapat 9 orang anggota keluarga lain yang selamat. Namun pihak keluarga mengungkapkan tetap bersyukur karena sembilan orang keluarga lainnya selamat tanpa luka.Suniyem merupakan satu dari tujuh orang korban tewas dalam kecelakaan maut Bus Harapan Jaya dengan nomor polisi AG 7900 UR. Ibu empat anak ini meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan mengalami luka parah di bagian kepala dan tangannya akibat tergencet badan bus yang terguling akibat menabrak separator jalan."Kejadian bermula ketika perjalanan menuju Kediri bersama rombongan 10 orang dari Sukomanunggal Surabaya. Kami baru saja menghadiri acara Walimatul Urs di rumah Jumini salah satu kerabat kami yang sedang mengadakan acara pernikahan sejak Sabtu kemarin," kata Samsi adik ipar korban.Rombongan terdiri dari Suniyem bersama Sumari suaminya dan delapan orang anggota keluarga lainnya. Dimana dua di antaranya masih berusia anak-anak yaitu Tata Saputra (9) dan Nuralim (11).Rombongan berangkat dari Terminal Purabaya Surabaya dengan menumpang Bus Harapan Jaya sekitar pukul 03.30 WIB."Ketika sampai di depan Mahmil Medaeng, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi berbelok menukik. Bus miring hingga akhirnya terguling ke aspal. Suniyem yang duduk di tengah karena badannya gemuk langsung terjatuh. Ia tergencet badan bus hingga tangannya patah, dan kepalanya remuk," tambah SamsiSebagaimana diketahui kecelakaan maut dialami Bus Harapan Jaya di depan Mahmil Medaeng Sidoarjo pada Senin dini hari (13/10). Menurut catatan pihak kepolisian dan medis rumah sakit tujuh orang penumpang dinyatakan tewas, dimana empat di antaranya merupakan warga Kediri.
Sebelum kecelakaan, keluarga korban bus maut punya firasat aneh
Firasat berawal saat menaiki tangga penyeberangan di Surabaya sandal milik Suniyem kerap lepas dari kakinya.
Advertisement
Rekomendasi