Polisi mengaku sudah mengantongi identitas sopir Bus Harapan Jaya Nopol AG 7900 UR, Hariyanto (39), warga Kediri, Jawa Timur, yang terguling dan menyebabkan tujuh penumpang meninggal dunia di Desa Bungurasih, Waru, Sidoarjo, Senin pagi (13/10), sekitar pukul 04.00 WIB.Teguh diketahui kabur lewat kaca depan bus yang pecah, usai peristiwa itu terjadi. Diduga, Teguh mengalami shock dan kabur dari lokasi kejadian."Kita sedang tangani. Diduga sopir shock dan kabur. Untuk identitas sudah kita ketahui dan kita lakukan upaya penangkapan," terang Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ferdian Iskandar via telepon selulernya.Namun, meski sudah mengantongi identitas sopir bus, Ferdian mengaku sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui keberadaan Teguh."Kita akan upayakan untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sopirnya bisa kita tangkap dan kita mintai keterangan," ujarnya.Selain itu, pihak kepolisian juga mengupayakan penyelesaian masalah asuransi korban dengan pihak-pihak terkait, seperti Jasa Raharja, maupun Dishub setempat."Kita juga akan mempercepat masalah asuransi para korban. Tentunya kita juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, salah satunya dengan Dishub," katanya lagi.Sebelumnya, ugal-ugalan di jalan, Bus Harapan Jaya yang dikemudikan Teguh Hariyanto (39), warga Kediri terguling usai keluar dari Terminal Bungurasih. Bus bernopol AG 7900 UR itu, tak mampu mengendalikan kemudinya usai menyalip dari sisi kiri bus yang ada di depannya, dan terguling hingga menghantam pembatas jalan.Dalam insiden di jalan arah Bundaran Waru menuju Sidoarjo, atau tepatnya di depan Kantor Mahkamah Militer (Mahmil), Waru, Sidoarjo itu, tujuh orang meninggal dunia, lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di empat rumah sakit, yaitu RSUD Sidoarjo, RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, RS Siti Khodijah Sepanjang, dan RSUD dr Soetomo Surabaya.
Polisi buru sopir Bus Harapan Jaya yang diduga shock dan kabur
"Untuk identitas sudah kita ketahui dan kita lakukan upaya penangkapan," kata Kombes Pol Ferdian.
Advertisement
Rekomendasi