Tujuh penumpang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Desa Bungurasih, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin pagi (13/10) sekitar pukul 04.00 WIB. Sopir Bus Harapan Jaya Nopol AG 7900 UR, Teguh Hariyanto (39), warga Kediri, menghilang.Data yang dihimpun pihak kepolisian dari sejumlah saksi mengatakan, usai kejadian, sopir bus terlihat keluar melalui kaca depan bus yang terguling. "Kita masih melakukan pencarian terhadap sopir bus," kata salah satu anggota Lantas Polres Sidoarjo.Sementara informasi yang dihimpun merdeka.com di lapangan, untuk korban luka, saat ini tersebar di empat rumah sakit, yaitu RSUD Sidoarjo, RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, RS Siti Khodijah, Sepanjang, dan RSUD dr Soetomo Surabaya. Untuk tujuh korban meninggal sendiri, dievakuasi di RSUD Sidoarjo.Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal itu terjadi, karena sopir Bus Harapan Jaya, mengemudikan kendaraannya secara ugal-ugalan sejak keluar dari Terminal Bungurasih.Saat berada di Kantor Mahkamah Militer (Mahmil) atau dari arah Bundaran Waru menuju Sepanjang, bus yang dikemudikan Teguh itu hendak menyalip bus lain dari sisi kiri. Karena tak mampu menguasai kemudinya, bus terguling dan menabrak pembatas jalan di lokasi kejadian.
Setelah terguling & 7 orang tewas, sopir Bus Harapan Jaya kabur
Usai kejadian, sopir bus terlihat keluar melalui kaca depan bus yang terguling.
Advertisement
Rekomendasi