Tujuh penumpang Bus Harapan Jaya Nopol L 7900 UR, tewas dalam kecelakaan tunggal di Desa Bungurasi, tepatnya di depan Kantor Mahkamah Militer (Mahmil), Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Senin pagi (13/10), sekitar pukul 04.00 WIB. Empat dari tujuh korban tewas dalam kecelakaan maut itu adalah warga Kediri.Menurut Kasat Lantas Polres Sidoarjo, AKP Budi Setiyono, tujuh korban meninggal itu, saat ini sudah dievakuasi di RSUD Sidoarjo. "Korban luka sebagian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara," katanya di lokasi kejadian.Kecelakaan tunggal itu sendiri terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tadi. Peristiwa itu terjadi akibat sopir bus bernama Teguh Hariyanto, warga Kediri mengendarai kendaraannya secara ugal-ugalan.Teguh mengendarai bus-nya dengan kecepatan tinggi sejak keluar dari Terminal Bungurasi. Ketika berada di lokasi kejadian, tepatnya di depan Kantor Mahmil di Desa Bungurasih, Bus Harapan Jaya itu hendak menyalip bus di depannya dari sisi kiri.Karena tak mampu menguasai kemudinya, bus terguling dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya, seluruh penumpang mengalami luka-luka serius, dan tujuh penumpang lainnya meninggal dunia.Berikut data korban meninggal dunia akibat insiden kecelakaan tunggal itu: Ibnu Markaban (34) warga Jalan Merbabu Gg I/16 Dermo, Kediri, Sawal (54) warga Desa Soko Kulon Karang Anyar, Gading Sari, Trengggalek, Sukardi (75) warga Simbar Lor RT 5 RW 5 Ploso Kidul Kecamatan Ploso Klaten, Kediri, Kasiadi (50) warga Kepung RT 34 RW 8 Pare, Kediri, Priyo Wahyu Hidayat (46) warga Manyar Kertajaya, Kecamatan Gubeng Surabaya, Suniyem (55) warga Desa Bangsangon RT 3 RW 3 Kecamatan Kayen, Kediri dan satu orang belum diketahui identitasnya alias Mr X.
4 orang tewas kecelakaan Bus Harapan Jaya warga Kediri
Karena tak mampu menguasai kemudinya, bus terguling dan menabrak pembatas jalan.
Advertisement
Rekomendasi