PT Sea World Indonesia berencana melakukan pengembangan dengan membangun wahana baru. Hal tersebut urung dilakukan akibat terkendala kisruh perpanjangan perjanjian kontrak dengan PT Pembangunan Jaya Ancol.President Director PT Sea World Indonesia Yongki E Salim mengatakan, rencana tersebut sebenarnya hendak dilakukan 3 tahun lalu. Namun akibat tidak pernah bisa duduk bersama dengan pihak PT Pembangunan Jaya Ancol, hal tersebut urung dilakukan.Menurut Yongki, saat ini bukan saat yang pas untuk melakukan rencana tersebut. Yongki lebih memilih pihaknya fokus untuk menyelesaikan kisruh perpanjangan perjanjian kontrak bersama PT Pembangunan Jaya Ancol."Sampai saat ini belum. Karena sesungguhnya, pada awalnya kami memasukkan permohonan ini tiga tahun sebelum jatuh tempo, salah satu rencana kami adalah pemaparan tentang rencana kerja kami di kemudian hari. Namun, karena masalah ini, enggak pernah kita duduk bersama," kata Yongki kepada wartawan di Sea World Ancol Jakarta Utara, Rabu (8/10).Menurutnya, rencana Sea World yakni mengembangkan usaha menjadi lebih besar. Lahan yang diberikan Ancol, kata Yongki, akan dikembangkan secara maksimal untuk rencana itu."Kami telah memiliki pemikiran untuk melakukan pengembangan di Sea World ini untuk jauh lebih besar. Ada wahana baru. Namun sepertinya saat ini bukan waktu yang pas untuk memaparkan dan melakukan rencana tersebut," ujar Yongki.Hal ini belum dibicarakan lagi kedua belah pihak. Apalagi, Ancol dan Sea World masih bersengketa mengenai masalah perjanjian kerja sama. "Karena memang menurut saya belum waktunya," tandas Yongki.
Kisruh dengan Ancol, Sea World tunda kembangkan wahana baru
Rencana pengembangan ini sudah terkonsep tiga tahun lalu, tapi urung dilakukan.
Advertisement
Rekomendasi