Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto, mengenang Profesor Eko Budihardjo sebagai sosok yang menginspirasi dirinya saat menjadi Gubernur Jawa Tengah. Bahkan, Mardiyanto juga memuji sikap Prof Eko sebagai pakar tata kota yang sangat peduli dengan kelestarian lingkungan."Saya lebih melihat beliau (Eko Budihardjo) dari sisi lingkungan. Kepeduliannya besar terhadap lingkungan," ungkap Mardiyanto, saat bertakziah di rumah duka Prof Eko Budihardjo di Semarang, seperti dikutip dari Antara, Rabu (23/7).Mardiyanto juga memuji, langkah Prof Eko semasa hidupnya selalu menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap proses pembangunan atau perencanaan wilayah yang jadi bidang keilmuannya.
"Artinya, kalau ada program pembangunan, jangan sampai merusak lingkungan. Ini merupakan suatu tinggalan yang sangat penting dari Pak Eko. Beliau sangat peduli dengan lingkungan," kata Mardiyanto.Sosok Prof Eko, bagi Mardiyanto juga banyak memberikan inspirasi kepadanya terutama selama dirinya berada di Jateng mengemban amanat sebagai gubernur. Alasannya, karena Prof Eko semasa hidupnya selalu mengajarkan bahwa kepemimpinan harus dilandasi cinta kasih agar menjadi pemimpin yang sukses, sebab akan dicintai anak buah, dan dicintai oleh masyarakat yang dipimpinnya."Ya memang resepnya seperti itu bagi pimpinan-pimpinan yang ingin mencapai sukses. Sudah lama saya kenal dengan Pak Eko. Beliau juga sangat dikenal oleh masyarakat sebagai budayawan," terang Mardiyanto.Untuk itu, dengan wafatnya Prof Eko masyarakat Jawa Tengah merasa sangat kehilangan tokoh yang selama ini memberikan banyak pemikiran dan karyanya untuk masyarakat.
Mendiang Prof Eko Budihardjo pernah menjabat sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), dan terakhir menjabat sebagai Ketua Komisi Kebudayaan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) hingga akhir hayatnya.Setelah purnatugas sebagai Guru Besar Fakultas Teknik Undip, pria kelahiran Purbalingga, 9 Juni 1944 tersebut kemudian diangkat sebagai guru besar tetap di Universitas Trisakti, Jakarta.Seperti diketahui, budayawan sekaligus mantan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof Eko Budihardjo meninggal dunia pada Selasa (22/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB di RSUP dr Kariadi Semarang karena sakit.Mantan Ketua Dewan Kesenian Jateng (DKJT) itu, meninggalkan seorang istri Dr. Ir Sudanti Hardjohoebojo serta dua orang putri masing-masing Dr Holy Ametati Sp KK dan Aretha Aprilia ST dan juga tiga orang cucu.Setelah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Telaga Bodas Raya Kav I Nomor 4, sekitar pukul 12.00 WIB, jenazah Prof Eko disemayamkan terlebih dahulu di Auditorium Undip Pleburan, sebelum dikebumikan di Pemakaman Undip Tembalang.