Terkait pembubaran pentas musik Slankers Club Solo dan pemukulan terhadap salah satu penonton, di area CFD (car free day), Minggu (15/6) pagi, Polresta Solo berjanji akan segera mencari pelakunya.Kasat Intelkam Polresta Solo Kompol Muhamad Fahruddin, menegaskan usai kejadian pihaknya telah menyusul massa JAT (Jamaah Ansharut Tauhid) ke daerah Gladag, tempat mereka mengakhiri long march. Ia sempat menanyakan perihal insiden tersebut ke JAT."Mereka memukuli para Slankers karena di acara musik tersebut ada pesta minuman keras. Saat diperingatkan oleh massa JAT, yang main musik justru melawan. Lalu terjadi insiden tersebut," ujar Fahrudin kepada wartawan.Fahrudin menegaskan tetap mencari pelaku pemukulan. Polisi, lanjut Fahrudin juga akan menegur keras pengurus JAT Solo. Dia mengingatkan agar JAT tidak menggunakan kekerasan."Kalau benar ada yang pesta miras di pentas Slanker, laporkan saja ke polisi, kami yang akan menindak," tegasnya.Sebelumnya, konser musik komunitas Slankers di area CFD (car free day) Jalan Slamet Riyadi, Solo, atau tepatnya di depan BRI cabang Solo di bubarkan oleh JAT. Mereka dianggap menkonsumsi miras, saat beraksi di area publik.Namun beberapa anggota Slankers justru melawan. Khalin Nurahman (22) menderita luka-luka di bibir dan mulutnya. Setelah menerima bogem mentah dari beberapa orang yang mengenakan atribut JAT.
Polisi cari pelaku pembubaran konser Slankers di Solo
"Mereka memukuli para Slankers karena di acara musik tersebut ada pesta minuman keras," kata Fahrudin.
Advertisement
Rekomendasi