Nazaruddin sebut Anas korupsi karena ingin jadi presiden

Untuk mencapai ambisi itu, Anas manfaatkan proyek Hambalang sebagai modal karirnya tersebut.

Wahid Chandra Daulay
Oleh Wahid Chandra Daulay - Reporter
Nazaruddin sebut Anas korupsi karena ingin jadi presiden
Anas Urbaningrum di KPK. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin menyebut Anas Urbaningrum mempunyai keinginan menjadi presiden. Untuk mencapai ambisi itu, Anas manfaatkan proyek Hambalang sebagai modal karirnya tersebut. "Proyek ini (Hambalang) kan dicari untuk Mas Anas, niatnya menjadi presiden," katanya saat bersaksi di Tipikor pada sidang Andi Mallarangeng, Rabu (11/6).Nazar membeberkan Anas cukup bernapsu untuk maju dalam pilpres sebelum dirinya tersangkut kasus dugaan korupsi Hambalang. Anas sempat mensurvei dirinya untuk mengetahui tingkat popularitasnya. "Saya mau tanya ke yang mulia, yang mau nyalon jadi ketua umum Mas Anas, yang mau nyalon sebagai presiden Mas Anas. Nama saya juga tidak pernah disurvei," bebernya.Mantan Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum telah didakwa menerima uang Rp 116,5 miliar dan USD 5,2 juta dalam beberapa proyek yang menggunakan dana APBN. "Pada tahun 2005 terdakwa mundur dari anggota KPU karena ingin mewujudkan keinginan menjadi Presiden. Terdakwa kemudian bergabung dengan Partai Demokrat," kata jaksa KPK membacakan surat dakwaan Anas, Jumat (30/6).Karena hal itulah Anas mulai mengumpulkan uang sebagai modal untuk mewujudkan ambisinya menjadi Presiden.

Rekomendasi