Ombudsman panggil perguruan tinggi soal diskriminasi saat SBMPTN

Para perwakilan dari perguruan tinggi itu di antaranya yakni dari UI, Unair, UNJ dan Universitas Sriwijaya.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Ombudsman panggil perguruan tinggi soal diskriminasi saat SBMPTN
Ujian Masuk PTN. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Ombudsman siang ini memanggil sejumlah perwakilan perguruan tinggi di Indonesia terkait dugaan perilaku diskriminatif terhadap penyandang disabilitas untuk mendaftar SNMPTN dan SBMPTN 2014. Para perwakilan dari perguruan tinggi itu di antaranya yakni dari UI, Unair, UNJ, Universitas Sriwijaya dan Universitas Mercu Buana.Sebelum dimulainya dialog antarkedua pihak, perwakilan dari Unair memprotes kepada moderator Ombudsman Budi Santosa mengapa acara diliput oleh wartawan. Pihak Unair mengatakan mengapa sebaiknya dialog ini tertutup dari media."Ini pertemuan dua belah pihak, apa ada media?" protes seorang perwakilan dari Unair yang tidak disebutkan namanya, di Gedung Ombudsman, Jakarta, Selasa (29/4).Budi selaku anggota bidang penyelesaian laporan dan pengaduan Ombudsman pun kemudian menjawab. Menurutnya, salah satu alasannya karena permasalahan yang menyangkut pendidikan ini harus diketahui publik."Ini persoalan publik. Semua pihak perlu tahu. Bagaimana SNMPTN/SBMPTN memberlakukan persyaratan-persyaratan tertentu," ujar Budi.Budi mempertanyakan publik harus tahu mengapa kebijakan di tiap kampus berbeda tentang pendaftar penyandang disabilitas. "Lalu apa yang menjadi dasar policy-nya itu? Ini publik perlu tahu," ujar Budi.Atas alasan itu, beberapa pihak universitas kemudian menyetujuinya. Tampak dari dialog tersebut tidak ada perwakilan dari pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang hadir. Padahal, Ombudsman telah mengundang Dirjen Dikti Kemendikbud.

Rekomendasi