Saksi mata Ade (30) warga Dusun Derun mengatakan, penumpang berhamburan keluar saat kereta anjlok. Insiden ini terjadi akibat tanah longsor."Enggak ada yang tahu, kita tahu habis Magrib sudah jatuh aja. Kalau untuk penumpangnya itu sudah pada keluar enggak beraturan," ujarnya di daerah Dusun Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, kepada merdeka.com, Sabtu, (5/4).Pada saat kejadian, pria yang memakai kaos hitam itu menambahkan, para warga tidak berani untuk menolong para korban penumpang tersebut. "Pada takut enggak ada yang berani. Kita nunggu petugas habis Magrib. Itu juga sudah pada ramai baru kita bantu," katanya.Seperti diketahui, kereta api Bandung-Malang anjlok akibat tanah longsor di daerah Dusun Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Tiga orang penumpang kereta meninggal dunia dan saat ini ratusan tim gabungan tengah melakukan evakuasi.
Warga tak berani tolong korban saat KA Malabar anjlok
Tiga orang penumpang kereta meninggal dunia dan saat ini ratusan tim gabungan tengah melakukan evakuasi.
Advertisement
Rekomendasi