Himpitan bikin persulit upaya evakuasi penumpang KA Malabar

Material berupa bangku penumpang membuat petugas kesulitan mengevakuasi para korban.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Himpitan bikin persulit upaya evakuasi penumpang KA Malabar
KA Malabar anjlok. ©2014 Merdeka.com/@twitter

Tim evakuasi gabungan masih berupaya melakukan penyelamatan terhadap penumpang yang terjebak di dalam gerbong KA Malabar. Dari ratusan penumpang, 3 di antaranya ditemukan tewas terhimpit badan kereta. Penyisiran pun dilakukan untuk menemukan korban selamat lainnya."Betul, masih dicari korban-korban lainnya," kata Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Noffan Widyayoko kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Sabtu (4/4) dini hari, demikian dilansir dari Antara.Noffan menambahkan, beberapa penumpang terjebak dalam gerbong atau terhimpit benda keras material gerbong kereta. Untuk mengatasi himpitan gerbong itu, diperlukan peralatan khusus seperti las dan lainnya untuk memudahkan proses evakuasi."Kita lihat di sini himpitan material bangku menyebabkan korban tidak bisa keluar," ungkapnya.Sementara itu, BPBD Kabupaten Tasikmalaya mencatat 35 orang mengalami luka dan sudah berhasil dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Sebagian besar korban selamat mengalami luka akibat benturan.Sebelumnya kereta api Malabar melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya anjlok dan terguling, karena jalur rel terputus akibat tergerus longsor, Jumat sekitar pukul 19.00 WIB.Satu unit lokomotif dan tiga gerbong di belakangnya terguling keluar dari jalur rel usai menabrak longsoran tanah yang menutupi perlintasan rel kereta. Longsor terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan tersebut.

Rekomendasi