PNS Pemkab Tangerang ditangkap lagi karaoke

PNS Dinas Bina Marga itu kedapatan sedang mengantongi sabu. Dia juga mengkonsumsi barang haram itu.

Mitra Ramadhan
Oleh Mitra Ramadhan - Reporter
PNS Pemkab Tangerang ditangkap lagi karaoke
disco dugem. Gregor Kervina / Shutterstock.com

SP (49) seorang PNS yang bertugas di Dinas Bina Marga, Pemkab Tangerang ditangkap saat razia di salah satu lokasi karaoke FM 3 Transit Hotel, Jalan Raya Serpong, Panunggangan, Kota Tangerang.

 

SP ditangkap karena kedapatan dalam pengaruh narkotika jenis sabu, termasuk juga memiliki Sabu yang disembunyikan dalam kantong celana.

 

SP ditangkap pada saat tengah asik karaoke bersama beberapa rekannya. Di saat bersamaan petugas gabungan dari BNN dan Polres Metro Tangerang melakukan razia narkotika.

 

Dalam tes urine yang dilakukan kepada pengunjung, SP tidak mengelak karena hasilnya positif menggunakan Sabu.

 

Wakasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kompol Paryanto membenarkan telah mendapati salah satu pengunjung karaoke FM3 menggunakan Sabu. Saat ini terang Paryanto, pihaknya sedang mendalami kasus ini.

 

"Benar ada yang diamankan saat rajia pada Sabtu (29/3). Tapi kami masih tunggu hasil lab resmi untuk ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kompol Paryatmo, Rabu (2/4).

 

Terkait hal itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnain mengatakan, akan bersikap tegas pada setiap PNS yang kedapatan menggunakan narkoba. Dia juga akan memberikan sanksi bagi yang bersangkutan karena mengonsumsi narkoba. Bahkan apabila terbukti menjadi pengedar atau penjual, pemecatan terhadap SP pun disiapkan.

 

"Saya minta diproses secara hukum. Sanksinya jelas apabila sebagai pengguna atau sebagai penjual," tegas Zaki.

 

Zaki menambahkan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan tes urine bagi seluruh PNS di Kabupaten Tangerang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya penggunaan narkoba yang malah akan mengganggu kinerja Pegawai Pemkab Tangerang, melayani masyarakat. "Pasti akan ada tes," ujarnya.

 

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Tangerang Slamet Isbianto mengatakan, tes urine yang bakal dilaksanakan dan sudah dibahas oleh Bupati Tangerang bersama pihak terkait. Tes tersebut bakal bersifat dadakan sehingga tidak bocor lebih dulu kepada para pegawai.

 

"Pasti dadakan tes urine yang dilakukan. Saat ini sudah ada pembahasan serius untuk melaksanakan hal tersebut," ujarnya.

Rekomendasi