Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) menepis tudingan kuasa hukum M Nazaruddin, Elza Syarief yang menyatakan bahwa Ketua Presidium PPI Anas Urbaningrum menyimpan uang sebesar Rp 2 triliun di salah satu Bank swasta Singapura. Menurut keterangan Nazaruddin kepada Elza, uang Rp 2 triliun itu didapat dari 20 proyek yang digarap kliennya dibantu oleh Fungsionaris PPI M Rahmat dan Fahmi dari swasta.Muhammad Rahmat yang disebut membantu menyimpan uang tersebut pun angkat bicara. Menurut Rahmat, hal itu hanya fitnah yang dilakukan Nazarudin untuk menjatuhkan Anas Urbaningrum."Itu fitnah. Kami tantang Elza Syarif dan KPK untuk ikut bersama saya dan PPI untuk mengecek uang itu di bank yang disebutkan," kata Rahmat di markas PPI di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (4/2)Rahmat mengatakan, fitnah yang diutarakan Elza Syarif sangat tidak mendasar. Hal itu, dapat dilihat dari ucapan pengacara kondang tersebut yang tidak berani menyebut nama Bank yang menyimpan uang itu."Sekarang tunjukan bank mana saja yang dibilang ada uang Anas. Sampai sekarang kan tidak disebutkan," tegasnya.Sebelumnya diberitakan, M Nazaruddin kembali membuka borok koleganya Anas Urbaningrum. Lewat pengacaranya, Elza Syarief, Nazaruddin menyebut jika mantan ketua umum Partai Demokrat itu menyimpan uang Rp 2 triliun di Singapura."Uang di Singapura itu disimpan dalam safety box," ujar Elza, Rabu (29/1) kemarin.Namun saat dikonfirmasi perihal uang Rp 2 triliun di deposit boks di Singapura, Anas membantahnya."Kok berita bohong sampeyan percaya," bantah Anas.
PPI tantang Elza Syarief buktikan uang Anas Rp 2 T di Singapura
Menurut Rahmat, hal itu hanya fitnah yang dilakukan Nazarudin untuk menjatuhkan Anas Urbaningrum.
Rekomendasi