Polisi juga periksa 'Pak Ogah' dalam kasus kecelakaan di Bintaro

Kepolisian hingga kini belum dapat menyimpulkan siapa yang paling bertanggung jawab dalam kecelakaan maut tersebut.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Polisi juga periksa 'Pak Ogah' dalam kasus kecelakaan di Bintaro
KRL tabrak mobil tangki. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Kepolisian hingga kini belum dapat menyimpulkan siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kecelakaan maut antara kereta vs truk tangki BBM di pintu kereta Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Petugas masih mengumpulkan keterangan saksi terkait kasus ini."Kita belum simpulkan masih perlu keterangan saksi banyak," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di kantornya, Selasa (17/12).Saat ini, jelas Rikwanto, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Lalu, dugaan adanya 'Pak Ogah' yang membuat truk tersebut tertabrak, pihaknya menilai sudah periksa semua saksi."Kita periksa semua saksi, saksi itu ditugaskan oleh operator palang pintu atau bagian dari operator palang pintu," jelasnya.Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi di kawasan Bintaro, Senin (9/12), pukul 11.30 WIB. Sebuah KRL tabrakan dengan truk tangki pengangkut BBM. Diduga sopir truk menerobos perlintasan KRL saat kereta sedang melaju di Pondok Ranji.Truk tangki hangus terbakar. Sementara gerbong depan KRL terbalik dan terbakar. Tujuh orang tewas sementara sedikitnya 60 penumpang terluka akibat kecelakaan tersebut.

Rekomendasi