Begini cara Resi membongkar kubur perempuan di Cilacap

Resi mengaku hanya berbekal cangkul kecil saat beraksi membongkar kuburan yang diincarnya.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Begini cara Resi membongkar kubur perempuan di Cilacap
pencurian kepala mayat wanita. ©2013 Merdeka.com/Chandra Uwin

Aksi pencurian tengkorak mayat perempuan yang dilakukan oleh Resi Rokhis Suhana (27) di Tempat Pemakaman Umum Sabuk Janur Cilacap Utara Jawa Tengah membuat warga geger. Meski begitu, Resi yang kerap tenang saat menjawab pertanyaan sempat menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan saat membongkar kuburan.Saat ditanya dengan bantuan apa Resi membongkar kuburan yang diincarnya, beberapa wartawan sempat keder dibuat sang residivis yang kerap meresahkan warga di Jalan Flores Kelurahan Gunung Simping Kecamatan Cilacap Tengah ini. "Membongkarnya (kuburan) pertama-pertama dengan akal, ditingkah polah karo raga. Bantuane karo pacul cilik," ujar Resi.Ketika ditanya tentang kegunaan kurungan yang digunakan dalam membongkar kuburan, Resi yang selama ini memiliki tempat penyimpanan hasil curian di pinggir rel perlintasan RT 02/09 Gunung Simping mengaku hanya untuk mendekatkan roh mayat yang kafannya diambil. "Kurungane ya nggo merek-merekna, biasane be padha merek dhewek (Kurungannya untuk mendekatkan roh, biasanya dibiarkan saja pada mendekat sendiri)," ujarnya dalam bahasa Banyumasan.Bahkan saat ditanya alamat rumah, Resi yang mengaku tidak memiliki rumah setelah didesak menjawab, "Kuburan, ya ngemben nang kuburan (nanti ya di kuburan)," ucapnya dengan nada polos.Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Cilacap Ajun Komisaris Polisi Agus Puryadi mengakui kesulitan mendapat keterangan Resi. Bahkan, ia menyebut Resi kerap menjawab tidak konsisten dan tidak logis. "Jawabannya sulit dinalar dengan akal sehat. Bahkan, jawabannya juga tidak konsisten," ucapnya.

Rekomendasi