Berharap kesejahteraan pegawai pajak di Papua ditingkatkan

Harapannya terjadi perubahan perbaikan dalam hidup mereka sehingga tunjangan untuk daerah terpencil itu akan lebih besar

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Berharap kesejahteraan pegawai pajak di Papua ditingkatkan
Tugas juru sita pajak. ©Kapanlagi.com

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi para pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak di Papua sempat memprihatinkan. Para pegawai ada yang mengalami frustasi, halusinasi sampai tidak bisa bekerja lagi.

Para pegawai yang ditempatkan di ujung Papua ini pun merasa karirnya 'berhenti' karena merasa tidak mendapat perhatian dari Kantor Pusat Ditjen Pajak. Ketakutan demi ketakutan ditempatkan di Papua seterusnya, menghantui perasaan para pegawai.

Kondisi ini pun yang membuat eks Kepala Kanwil DJP Papua dan Maluku, Singal Sihombing berupaya melakukan perubahan terhadap kesejahteraan para pegawai.

"Harapan saya bahwa pasti terjadi perubahan perbaikan dalam hidup mereka sehingga tunjangan untuk daerah terpencil itu akan lebih besar sesuai dengan pengeluaran-pengeluaran mereka," ujar Sihombing.

Menurut Sihombing, tunjangan para pegawai di Papua tidak berubah dari dahulu sampai sekarang. Hingga akhirnya pimpinan pusat menjanjikan kenaikan tunjangan kepada mereka.

Selain itu, lanjut Sihombing, para pegawai yang sudah 3 tahun mengabdi kepada Papua agar bisa dikembalikan ke tempat mereka semula.

"Harapan mereka itu supaya kalau sudah 3 tahun bertugas di sana mereka sudah bisa kembali ke home base itu harapan mereka," katanya.

"Jadi harapan itu, kemungkinan akan bisa direalisasi oleh kantor pusat dan harapan saya demikian. Bisa dipenuhi kesejahteraannya waktu bertugas di sana, dan pindah kembali kemana mereka tujuan," tutup Sihombing.

Rekomendasi