WMF sebut situs Majapahit di Trowulan terancam hancur

Sejak tercatat dalam karya Thomas Stamford Raffles, The History of Java, Trowulan mulai mendapat perhatian dunia.

Mohamad Taufik
Oleh Mohamad Taufik - Reporter
WMF sebut situs Majapahit di Trowulan terancam hancur
Situs kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto. © Nationalgeographic.co.id

Lembaga pemerhati dan peduli budaya dunia (World Monuments Fund/WMF) telah menyeleksi dari 248 nominasi situs purbakala di lebih dari 130 negara. Hasilnya, situs jejak peninggalan Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, dinyatakan sebagai World Endangered Site atau situs pusaka yang terancam kehancurannya.Wakil Ketua Dewan Pimpinan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) sekaligus Direktur Eksekutif Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Catrini P. Kubontubuh, mengatakan kini BPPI terus mendampingi mitra-mitra pelestari di Trowulan untuk menyelenggarakan puncak peringatan Hari Pusaka Dunia (World Heritage Day) 2013 di lokasi tersebut."Kegiatan ini menunjukkan upaya bersama untuk mendorong sinergi para pemangku kepentingan dalam upaya penetapan Trowulan sebagai Kawasan Cagar Budaya sesuai Undang-Undang Cagar Budaya XI/2010," kata Catrini yang juga aktif mendukung pelestarian situs Trowulan, Kamis (10/10).Seperti diberitakan Antara, menurut dia, jejaring di antara pemangku pelestarian pusaka saat ini mendorong upaya penolakan pendirian pabrik baja di kawasan tersebut. Selain aksi-aksi kultural warga setempat, BPPI dan Jaringan Pelestarian Majapahit menginisiasi pembuatan petisi "online" di www.change.org untuk menggalang dukungan masyarakat di seluruh dunia."Setelah BPPI mempresentasikan kawasan pusaka Trowulan dalam 'The 15th International Conference of National Trusts' di Uganda-Afrika Timur, hingga kini telah terkumpul hampir 10.000 dukungan pelestarian dalam bentuk tanda tangan," katanya.Melalui proses seleksi yang ketat dari 248 nominasi dan lebih dari 130 negara, Trowulan dinyatakan oleh World Monuments Fund (WMF) sebagai World Endangered Site atau situs pusaka yang terancam kehancurannya. Dengan demikian perhatian khalayak internasional dalam bentuk advokasi pelestarian pusaka akan diberikan kepada Trowulan.Sejak diluncurkan pada 1996, program World Monuments Watch telah membantu sebanyak 740 situs pusaka di 133 negara dan lima benua untuk mewujudkan perubahan positif dalam menghadapi ancaman perusakan."Dengan dimasukkannya situs Trowulan ke dalam program tersebut, tentu menjadi dukungan yang luar biasa bagi seluruh pegiat pelestarian pusaka dalam menyelamatkan Trowulan," katanya.Selama ini, BPPI memang terus terus mengupayakan pelestarian situs Trowulan yang zaman dahulu merupakan pusat kerajaan Majapahit sebagaimana tercantum dalam kakawin Nagarakertagama. "Sejak dilaksanakannya Temu Pusaka Indonesia 2012, BPPI secara konsisten terus melakukan upaya pelestarian di kawasan yang merupakan ibu kota kerajaan Majapahit ini," kata Ketua Dewan Pimpinan BPPI Luluk Sumiarso, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.Selain itu, sejak tercatat dalam karya Thomas Stamford Raffles, The History of Java, Trowulan mulai mendapat perhatian yang cukup luas di dunia. Namun, katanya, bila melihat kawasan pusaka tersebut saat ini, sulit percaya akan kebesaran kerajaan tersebut karena kondisinya nyaris tak berbekas, kerusakan, dan perusakan terus terjadi hingga kini.Bahkan, dia melanjutkan, kini sedang dirancang pendirian pabrik baja, persis di kawasan situs Majapahit di Jalan Raya Mojokerto-Jombang itu.

Rekomendasi