2 Tahun moratorium, kini tersedia 65 ribu lowongan CPNS

Dalam pelaksanaan tes, Kementerian PAN akan bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi melalui Kemendikbud.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
2 Tahun moratorium, kini tersedia 65 ribu lowongan CPNS
Ujian CPNS Kemenkumham. ©2012 Merdeka.com

Pada 2011, pemerintah telah menghentikan rekrutmen (moratorium) penerimaan pegawai negeri sipil (PNS). Moratorium itu berlaku sampai 2013.Dua tahun sudah aturan itu berlaku. Dan mulai tahun ini, 2013, pemerintah kembali membuka lowongan PNS. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, pemerintah tahun ini membuka lowongan besar-besaran."Menyangkut seleksi CPNS, tahun ini sama dengan tahun lalu. Cuma jumlahnya lebih besar. Kalau tahun lalu 13.000, tahun ini ada 65.000 pelamar umum dan 600.000 honor kategori 2 yang akan mengambil posisi sekitar 200.000 formasi untuk honorer," kata Azwar saat menghadiri Apel Kasatwil Polri 2013, di Auditorium PTIK, Selasa (3/9) kemarin.Menurut Azwar, selain itu kementerian kini akan serius dalam menggalakkan promosi jabatan secara fair dan terus menerus memperbaiki sistem IT. Dalam pelaksanaan tes, Azwar melanjutkan, kementerian akan bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi melalui Kementerian Pendidikan. Dalam pelaksanaan teknisnya akan disediakan 30 ribu bank soal yang akan diberikan dan di-skrip oleh Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)."Pelaksanaan tes-nya, kita kerja sama dengan berbagai pihak, perguruan tinggi melalui Kemendiknas, 10 kampus dengan rincian 4 soal. Mereka juga menyiapkan pemindaian kerja sama dengan BPPT yang di Serpong untuk pemeriksaan. Jadi ada ID card untuk lembar jawaban yang memakai sistem CAT (Computer Assisted Test) ini untuk beberapa kementerian," terangnya."Tapi untuk kabupaten dan kota, umumnya masih menggunakan lembar jawaban komputer. Ditesnya kalau yang pakai ID tanggal 3 November. Kalau CAT itu ada yang mulai 26 September, bertahap karena satu ruangan itu cuma muat 10 prosesor komputer," terangnya.Tahun lalu, pemerintah beralasan dilakukan moratorium karena jumlah PNS membengkak. Seleksi yang rutin dilakukan setahun sekali, tak heran bila jumlah PNS di seluruh Indonesia mencapai 4,7 juta, baik daerah maupun pusat. Maka, jangan heran bila gaji untuk pegawai tiap tahun semakin membengkak. Kenaikan alokasi gaji pegawai negeri dalam APBN terhitung meningkat 138 persen dalam lima tahun terakhir. Porsinya pun meningkat dalam belanja negara, yaitu 17,9 persen di tahun 2006 dan 22,6 persen di tahun 2012. Alokasi gaji pegawai tercatat lebih tinggi dibandingkan belanja untuk pembangunan yang hanya tersisihkan sebesar 17,6 persen.Untuk itu, pada Agustus 2011 lalu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) mengusulkan untuk menghentikan sementara rekrutmen PNS selama dua tahun. Hal ini ditujukan untuk menertibkan administrasi dan birokrasi di tubuh pemerintah pusat.

Rekomendasi