Polisi bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan yang menewaskan Kapolsek Dolok Pardamean AKP Andar Yonas Siahaan (51). Sebanyak 16 warga dijadikan tersangka."Kita juga sudah bentuk tim. Kita amankan 75 orang warga, dan dari jumlah itu sudah bisa kita pilah-pilah sehingga ada 16 yang jadi tersangka," jelas Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro seusai melayat rumah duka di Jalan Pintu Air IV Gang Kelapa, Medan Johor, Kamis (28/3).Dia menjelaskan, para tersangka itu termasuk warga yang meneriaki kapolsek dan anggotanya sebagai maling. "Juga yang memukul dan menarik korban," jelasnya.Wisjnu memaparkan, 3 personel Polsek Dolok Perdamean yang berhasil menyelamatkan diri, sudah kembali bertugas. "Kantor polsek tetap beroperasi, cuma kita tambah kekuatan," paparnya.Seperti diberitakan sebelumnya, AKP Andar Yonas Siahaan tewas saat menangkap tersangka bandar perjudian di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamen, Simalungun, Sumut Rabu (27/3) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dia diamuk massa setelah diteriaki istri tersangka sebagai maling kerbau.Teriakan itu diduga memantik perhatian sekaligus amarah warga sekitar. AKP Andar Yonas Siahaan terjebak dan langsung jadi bulan-bulanan warga. Dia tewas di tempat. Tiga anggotanya berhasil menyelamatkan diri.
16 Orang ditetapkan jadi tersangka pembunuh kapolsek
16 Orang itu termasuk yang meneriaki maling Kapolsek Dolok Pardamean dan anggotanya.
Advertisement
Rekomendasi