Jenazah almarhum mantan Hakim Agung Bismar Siregar dimakamkan di TPU Jeruk Purut Cilandak, Jakarta Selatan. Isak tangis mewarnai proses pemakaman.
Istri Bismar, Junanen F Damanik tak kuasa melihat orang yang dicintai sudah pergi selama-lamanya.Bismar dikebumikan pada pukul 13.30 WIB. Istri Bismar terus mengusap linangan air mata saat jenazah suaminya diturunkan keliang lahat.Novi, cucu Bismar juga sedih. Sambil membaca doa, air matanya terus membasahi pipinya.Mantan Presiden BJ Habibie dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno hadir dalam acara pemakaman. Wajah mereka juga tampah sedih karena Indonesia kehilangan putra terbaiknya.Bismar Siregar pria kelahiran Sipirok, Sumatera Utara, 15 September 1928 tutup usia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Hakim jujurSosok Bismar juga mendapat perhatian dari Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. "Pak Bismar adalah hakim yang berani dan jujur serta banyak menciptakan hukum sesuai rasa keadilan sekalipun mengenyampingkan hukum positif," kata Hatta. "Hukum positif adalah hukum yang berlaku saat ini di suatu negara. Misalnya, di Indonesia persoalan perdata diatur dalam KUH Perdata, persoalan pidana diatur melalui KUH Pidana, dan lain-lain," lanjutnya.Semasa hidupnya, Bismar mengabdikan diri sebagai hakim. Hakim tegas dan berani dalam mengambil keputusan. Setelah pensiun, Bismar dikenal sebagai tokoh yang memberikan petuah-petuah bijak.