Advokat senior Yusril Ihza Mahendra, merasa cukup kehilangan sosok Bismar Siregar. Bagi Yusril, Bismar adalah sosok hakim yang tawadhu dan mampu menerapkan kaidah hukum Islam dalam putusannya."Beliau itu orang yang tawadhu dalam keimanannya dan sangat religius," ujar Yusril di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (19/4).Yusril mengaku sangat terkesan kepada Bismar ketika menjatuhkan putusan. "Bagi saya sangat luar biasa. Karena kadang-kadang beliau mengikuti soal kaidah hukum Islam dalam memutus perkara-perkara yang ditanganinya," ungkapnya. Selain itu, Yusril juga mengungkapkan, Bismar adalah sosok hakim yang proaktif membuat terobosan. "Tugas hakim itu harus proaktif dalam menggali nilai-nilai yang hidup di masyarakat. Beliau sudah melakukan hal itu," terang Yusril.Bismar Siregar adalah Hakim Agung dengan prestasi yang luar biasa besar. Berbagai terobosan yang dijalankannya mendapat pengakuan dari banyak pihak. Selain itu, keteguhannya dalam memegang ajaran agama telah mengarumkan namanya di dunia peradilan negeri ini.Kini, Bismar telah tiada. Bismar meninggal akibat terjadi pendarahan di otak. Jenazah Bismar akan dimakamkan di Pemakaman Jeruk Purut, Jakarta Selatan, usai salat Jumat besok.
Bismar hakim yang proaktif gali nilai-nilai kehidupan
Bagi Yusril, Bismar adalah sosok hakim yang tawadhu dan mampu menerapkan kaidah hukum Islam dalam putusannya.
Rekomendasi