KaBIN ungkap isi CCTV ledakan KBRI Paris

Dari rekaman CCTV, bom sempat dipindahkan dari tempat sampah KBRI Paris, sebelum ledakan terjadi.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
KaBIN ungkap isi CCTV ledakan KBRI Paris
Suasana di sekitar KBRI Paris pascaledakan bom. AFP

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman mengaku pihaknya telah mendapatkan isi rekaman closed circuit television (CCTV) di KBRI Paris saat ledakan terjadi Rabu (21/3) kemarin. Bom yang meledak itu diduga kuat tidak ditujukan untuk KBRI."Ada indikasi bom itu tidak ditujukan untuk KBRI, karena dari rekaman CCTV itu, bom diletakkan di tempat sampah KBRI," kata Marciano di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/3).Dia melanjutkan, sekitar 10 menit setelah paket berisi bom itu diletakkan di tempat sampah, datang seseorang yang kemudian memindahkan bom ke trotoar."Satu tersangka meletakkan lalu ditinggal, tidak lama datang naik motor. Mungkin posisi (bom) salah. Jadi diambil kembali dan dipindahkan. Tapi intelijen Prancis sedang mengembangkan ini," jelasnya.Setelah bom dipindahkan dari tempat sampah KBRI, bom kemudian meledak. Akibatnya, kaca di gedung KBRI pecah dan beberapa bangunan di sekitarnya rusak. "Kalau memang ditujukan untuk KBRI, kemungkinan besar tidak dipindahkan," ujar Marciano.Terkait pengamanan di KBRI, Marciano mengatakan, pihak keamanan Prancis sudah memberikan pengamanan maksimal. Aktivitas di KBRI saat ini berjalan normal. "Mereka (KBRI) tetap beraktivitas seperti biasa," pungkasnya.

Rekomendasi