Kasus sengketa informasi di Jabar tinggi

Kurang dari setahun masa kerja, Komisi Informasi Daerah Jabar telah menangani 135 sengketa permintaan informasi publik.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Kasus sengketa informasi di Jabar tinggi
Kasus sengketa informasi di Jabar tinggi

Kurang dari satu tahun masa kerja, Komisi Informasi Daerah (KID) Jawa Barat telah menangani 135 sengketa soal permintaan informasi publik. Hal itu membuktikan bahwa badan publik di Jawa Barat masih banyaknya kekurangan.Ketua KID Jabar Dan Satriana menjelaskan, paling banyak sengketa berawal dari permohonan informasi terkait keuangan, baik eksekutif atau lembaga pelayanan lainnya.Selain itu, kata Satriana, permintaan informasi bukan hanya ke organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi rumah sakit, sekolah, lembaga perizinan, juga mendapatkan permohonan informasi."Kebanyakan para pengadu mempermasalahkan bahwa jawaban yang diberikan belum sempurna sehingga disengketakan kepada kami," kata Satriana, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/3)Atau pun tambah Satriana, pejabat pengelola informasi tidak melayani surat permohonan. Itu yang kini menjadi perhatian pihaknya.Dia pun menambahkan dari 135 sengketa informasi yang ditangani Komisi Informasi Daerah (KID), hanya ada 16 kasus yang bisa selesai melalui mediasi. Itu menandakan masih banyak pekerjaan rumah dari badan publik untuk menanggapi permohonan sengketa masyarakat.Saat ini diakuinya masih banyak masyarakat tak puas pada badan publik saat proses mediasi sehingga melanjutkan pada proses ajudikasi.

Rekomendasi