Majelis Agama Islam Singapura (MUIS) menginstruksikan seluruh masjid di Singapura mempersingkat khutbah salat Jumat mulai Jumat (21 Agustus) menyusul cuaca panas dan kabut asap.
Dikutip dari The Star, Senin (24/8/2026), pengumuman tersebut disampaikan lembaga itu pada pekan yang sama.
"Mulai pekan ini, sesi khutbah Jumat akan dipersingkat untuk membantu menjaga kenyamanan jemaah selama kondisi cuaca yang menantang ini," kata MUIS, Jumat.
Advertisement
Masjid Singapura Terapkan Kebijakan Sementara
Dalam unggahan di Facebook, MUIS menyebut perubahan itu bersifat sementara sebagai penyesuaian terhadap situasi yang terjadi.
MUIS mengatakan kebijakan ini akan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Perubahan tersebut dijelaskan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi cuaca yang dihadapi Singapura.
Advertisement
Batas Panjang Khutbah: Kurang dari Empat Halaman
Biasanya, khutbah pertama terdiri dari sekitar enam hingga tujuh halaman.
Dengan penyesuaian sementara ini, panjang khutbah akan dipangkas menjadi kurang dari empat halaman.
"Semoga hal ini dapat sedikit memudahkan semua orang untuk berkumpul, beribadah, dan tetap merasa nyaman selama kondisi cuaca yang menantang ini," tambah MUIS.