Rajin Belajar sejak Kecil, Anak Guru Madrasah Ini Kini Jadi Menteri Fokus Urus Orang Miskin

Sejak kecil, sosok ini dikenal sebagai anak yang rajin belajar.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Rajin Belajar sejak Kecil, Anak Guru Madrasah Ini Kini Jadi Menteri Fokus Urus Orang Miskin
Menko PMK Muhadjir Effendy (© 2023 merdeka.com)

Sosok ini lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 29 Juli 1956.

Banyak yang belum tahu cerita di balik sosok sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 29 Juli 1956. Dia merupakan putra dari Soeroja dan Sri Soebita.

Sejak kecil, Muhadjir rajin belajar. Dia tak pernah merasa puas dengan ilmu yang dimilikinya. 

Ayah Muhadjir, Soeroja merupakan guru madrasah dan kepala sekolah yang aktif dalam pergerakan organisasi. Soeroja dikenal sebagai aktivis Partai Masyumi penganut kental Sukarnois yang mencintai kesenian wayang dan melakoni peran dalang dan juga pengrajin wayang kulit. 

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Pada 1968, Muhadjir lulus dari Madrasah Ibtidaiyah Al-Islam Mojorejo, Madium. Enam tahun kemudian, dia lulus dari Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN). 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada 1978, Muhadjir keluar sebagai sarjana muda dari Fakultas Tarbiyah IAIN Malang. Seolah tak puas belajar, Muhadjir melanjutkan kuliah di IKIP Malang. Pada 1982, dia lulus sebagai sarjana Pendidikan Sosial.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat menjadi mahasiswa, Muhadjir aktif berorganisasi. Bahkan, dia pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Malang. Melalui akun Instagram @muhadjir_effendy, Muhadjir membagikan potret kala memimpin HMI. 

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Dia tampak berdiri di podium. Mengenakan kemeja putih dan peci hitam khas HMI.

"Selama menjadi mahasiswa, bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Malang. Dunia aktivis memotivasi diri untuk memperluas pergaulan, mengenal dan memahami karakter banyak orang, serta memperluas pandangan kita terhadap dunia," tulis Muhadjir.

Muhadjir mengatakan, dunia aktivis kemahasiswaan menempa dirinya menjadi sosok yang kritis namun konstruktif. Aktivitas selama menjadi mahasiswa juga membuat dirinya bisa menggerakkan perubahan ke arah yang lebih baik.&nbsp;<br>
Dok. Istimewa

"Semangatnya, Yakusa untuk kemajuan," ucap Muhadjir. 

Kini Urus Orang Miskin

Muhadjir kini menjabat Menko PMK. Sebelum menjadi Menko PMK, Muhadjir ditunjuk Jokowi menjadi Mendikbud.

Saat ini, Muhadjir bertugas melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan pembangunan manusia dan kebudayaan. Salah satu yang ditangani Muhadjir ialah masalah kemiskinan dan stunting.

Muhadjir mengatakan, kemiskinan menjadi salah satu concern yang terus diperhatikan pemerintah. 

"Sebenarnya urusan penanganan kemiskinan ekstrem ini adalah urusan konkuren. Artinya tanggung jawabnya tidak mutlak di bawah pemerintah pusat," 

kata Muhadjir.

merdeka.com

Muhadjir kini mengelilingi Indonesia untuk menangani kemiskinan. Dia melakukan pemetaan daerah dengan kemiskinan ekstrem.&nbsp;<br>
Dok. Istimewa

"Kita petakan satu-satu, terutama daerah dengan kemiskinan ekstrem yang masih tinggi," kata Muhadjir. 

Rekomendasi