Beredar kabar nama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti muncul dalam sidang pembacaan dakwaan terhadap Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek pada masa Menteri Nadiem Makarim.
Dalam dakwaan jaksa, Agustina disebut terlibat dalam pembicaraan dengan Nadiem Makarim terkait pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berupa laptop Chromebook pada 2021. Bahkan sejumlah nama pengusaha dari kalangan Agustina agar dilibatkan dalam proyek pengadaan Chromebook.
Advertisement
Profil Agustina Wilujeng Pramestuti
Agustina Wilujeng Pramestuti adalah seorang politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kini menjabat sebagai Wali Kota Semarang. Ia dilantik pada 20 Februari 2025, menggantikan Hevearita Gunaryanti Rahayu dan menjadi Wali Kota Semarang ke-16.
Lahir di Semarang pada 11 Agustus 1971, Agustina memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan karier politik yang cemerlang. Ia telah berkontribusi dalam berbagai posisi, termasuk sebagai anggota DPR RI.
Selain karier politiknya, Agustina juga memiliki harta kekayaan yang signifikan, dengan total mencapai Rp9.556.078.483, yang dilaporkan ke KPK pada Desember 2023.
Agustina Wilujeng Pramestuti lahir dan besar di Semarang. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDN Srondol Wetan, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 12 dan SMA Sint Louis. Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Sastra Inggris dari Universitas Diponegoro pada tahun 1997.
Agustina juga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Islam Sultan Agung pada tahun 2020, dan gelar Doktor Sejarah dari Universitas Diponegoro pada tahun 2024.
Karier politiknya dimulai sejak tahun 1989 sebagai anggota Ranting Srondol Wetan PDIP. Ia menjabat sebagai anggota DPRD Kota Semarang, kemudian DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan terpilih menjadi anggota DPR RI untuk dua periode.
Advertisement
Karier Politik dan Peran Lain
Agustina pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata. Ia juga dipercaya sebagai Bendahara DPD PDIP Provinsi Jawa Tengah dan Ketua Tim Pemenangan Daerah untuk Pemilu 2024.
Di luar karier politik, Agustina berperan aktif sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Perannya dalam organisasi ini menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dan pengembangan alumni.
Advertisement
Harta Kekayaan Agustina Wilujeng Pramestuti
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Agustina mencapai Rp9.556.078.483. Rincian kekayaannya meliputi:
- Tanah dan Bangunan: Rp9,8 miliar
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp1,177 miliar
- Harta Bergerak Lainnya: Rp192 juta
- Surat Berharga: Rp78,9 juta
- Kas dan Setara Kas: Rp1,29 miliar
- Utang: Rp2,992 miliar
Agustina juga memiliki beberapa kendaraan, termasuk mobil Honda Jazz, dua unit Toyota Fortuner, dan Mitsubishi Pajero Sport, serta beberapa sepeda motor.
Advertisement
Agustina Buka Suara Usai Namanya Muncul di Sidang Kasus Korupsi Chromebook
Agustina membantah tudingan menerima keuntungan dari perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook diusut Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Saya sampaikan bahwa saya tidak menerima apa pun dalam perkara tersebut. Proses pemeriksaan yang mencantumkan nama saya bagian dari proses hukum yang harus dijalani,” kata Agustina saat ditemui di Rumah Sakit Daerah (RSD) KRMT Wongsonegoro, Rabu (17/12).
Agustina bakal menghormati seluruh tahapan hukum yang sedang berjalan dan meyakini proses tersebut akan berlangsung secara objektif.
"Saya percaya ini bagian proses pemeriksaan hukum. Saya juga percaya teman-teman media akan menyampaikan pemberitaan yang tidak membuat masyarakat bingung,” ujar dia.
Namun, Agustina enggan merespons lebih jauh soal keterlibatannya yang disebut beberapa kali menitipkan rekan-rekannya untuk ikut serta dalam proyek pengadaan di Kemendikbudristek.
Dia tidak menerima keuntungan apa pun dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook tersebut.
"Saya belum bisa memberikan banyak penjelasan mengenai hal itu,” jelas Agustina.