Presiden Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, sebuah tanda kehormatan tertinggi kedua di Indonesia, sebagai apresiasi atas kepemimpinan dan inisiatif Polri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Presiden Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, sebuah tanda kehormatan tertinggi kedua di Indonesia, sebagai apresiasi atas kepemimpinan dan inisiatif Polri. (AntaraNews)

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemberian Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini merupakan tanda kehormatan tertinggi kedua di Republik Indonesia. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah acara penting di Jakarta.

Janji penghargaan tersebut disampaikan saat peresmian 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan Polri. Acara tersebut berlangsung secara terpusat di SPPG Polri Palmerah pada Jumat (13/2). Presiden Prabowo memuji peran Polri dalam program prioritas pemerintah.

Pemberian Bintang Mahaputera ini menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit. Apresiasi juga diberikan atas inisiatif Polri yang melampaui tugas pokoknya. Hal ini terutama dalam menyukseskan program makan bergizi gratis.

Presiden Prabowo Subianto secara khusus memuji kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG). Program ini merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya. Menurut Presiden, Polri telah menunjukkan inisiatif luar biasa dalam menjalankan tugas melebihi tugas pokoknya.

Presiden Prabowo menyoroti peran aktif Polri dalam program MBG yang krusial bagi keselamatan bangsa. Beliau mengapresiasi kesadaran pimpinan Polri, khususnya Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, beserta jajarannya. Mereka dinilai telah menganalisis dan menangkap masalah fundamental yang dihadapi masyarakat.

"Sebagai pemimpin, saya sangat menghargai inisiatif, kesadaran pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya, beserta pimpinannya, telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin, seorang panglima," kata Presiden Prabowo. Beliau menambahkan bahwa seorang pemimpin harus mencari tugas yang terkandung, bukan hanya tugas pokok.

Dalam acara peresmian di SPPG Polri Palmerah, Presiden Prabowo tidak hanya menjanjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri. Beliau juga memberikan sejumlah tanda jasa lainnya kepada para perwira tinggi Polri. Ini termasuk Bintang Jasa Pratama untuk Wakil Kapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Selain itu, Bintang Jasa Nararya diberikan kepada Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Wahyu Widada. Satyalencana Wirakarya dianugerahkan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Wisnu Hermawan.

Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan kepada pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN Dadan Hindayana menerima Bintang Jasa Utama, sementara Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dianugerahi Bintang Jasa Pratama. Kapolri belum menerima penghargaan tersebut karena akan mendapatkan penghargaan yang lebih tinggi, yaitu Bintang Mahaputera.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keamanan utama bagi rakyat Indonesia adalah aman dari rasa lapar. Beliau menjelaskan bahwa manusia di mana pun, tanpa memandang agama, ras, atau kelompok etnis, memiliki pemikiran utama terhadap kesejahteraan keluarganya.

"Manusia mana pun, seorang bapak dan seorang ibu yang utama pemikirannya, yang utama perhatiannya adalah keamanan dan kesejahteraan keluarganya, anak-anaknya, dan keamanan yang pertama adalah aman dari rasa lapar," ujar Presiden Prabowo. Hal ini menekankan pentingnya pemenuhan gizi sebagai fondasi keamanan.

Kesadaran akan pentingnya gizi dan ketahanan pangan inilah yang mendorong pemerintah untuk menggalakkan program makan bergizi gratis. Program ini bertujuan memastikan setiap warga negara, terutama anak-anak, mendapatkan asupan gizi yang cukup. Upaya ini sejalan dengan pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) pada tahun 2024 yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi