Pramono Anung Sebut Pembangunan Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas Dimulai 2026, Dipegang Penuh MRT Jakarta

Pembangunan infrastruktur ikonik yang bakal menghubungkan simpul-simpul transportasi massal di Dukuh Atas itu ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2027.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Pramono Anung Sebut Pembangunan Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas Dimulai 2026, Dipegang Penuh MRT Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/10/2025). (Liputan6.com/Winda Nelfira) (© 2025 Liputan6.com)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut proyek pedestrian deck atau jembatan Cincin Donat di kawasan Dukuh Atas, akan mulai dibangun pada awal 2026. Menurut Pramono, pembangunan infrastruktur ikonik yang bakal menghubungkan simpul-simpul transportasi massal di Dukuh Atas itu ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2027.

“Secara prinsip, satuan harganya, termasuk gambarnya dan skema pembiayaannya, sudah disepakati,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Rabu (15/10/2025).

Pramono menyampaikan, PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta yang akan bertanggung jawab terkait dengan pembangunan jembatan Cincin Donat di kawasan Dukun Atas tersebut.

“Yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah MRT karena ini merupakan TOD yang akan dikembangkan oleh MRT,” ujarnya.

Pramono bilang, proyek yang juga disebut Dukuh Atas Hub itu, sudah dipresentasikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pramono berujar, seluruh aspek teknis, mulai dari desain, nilai investasi, hingga rencana pemanfaatan ruang, sudah melalui tahap pembahasan intensif antara Pemprov DKI dan MRT Jakarta.

Ia menegaskan, seluruh proses pembangunan dan pengelolaan jembatan berada di bawah kewenangan PT MRT Jakarta. MRT, ujar Pramono juga akan bertanggung jawab atas pengaturan naming right (hak penamaan), pembiayaan, serta pemanfaatan area publik di sekitar jembatan.

“Sepenuhnya kewenangan itu ada di MRT, termasuk nanti untuk naming right, pembiayaan, skema, dan pemanfaatannya,” jelasnya.

Pramono menjelaskan, proyek jembatan yang dirancang melingkar menyerupai cincin itu akan menjadi ikon baru kawasan Dukuh Atas yang dikenal sebagai simpul integrasi transportasi publik. Selain menjadi penghubung antarmoda, jembatan tersebut diharapkan memperkuat konsep Transit Oriented Development (TOD) yang tengah dikembangkan MRT Jakarta.

“Secara IRR (Internal Rate of Return) bagus sekali sehingga kami yakin mudah-mudahan bisa dilakukan pembangunan di awal tahun 2026 dan akan selesai di pertengahan atau kuartal ke-3 2027,” ujar Pramono.

Pramono menyebut, setelah angka investasi dan mekanisme pembiayaan proyek disepakati, maka Pemprov DKI Jakarta akan mempublikasikannya secara terbuka kepada masyarakat. Sementara itu, terkait desain akhir jembatan Cincin Donat, Pramono menyebut tahapannya sudah hampir tuntas.

Rekomendasi