Pramono Anung Dukung Pembangunan Hunian Layak Senen oleh Prabowo untuk Warga Bantaran Rel

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam membangun hunian layak Senen bagi warga di sepanjang rel kereta api, menandai langkah serius penanganan permukiman kumuh.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pramono Anung Dukung Pembangunan Hunian Layak Senen oleh Prabowo untuk Warga Bantaran Rel
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam membangun hunian layak Senen bagi warga di sepanjang rel kereta api, menandai langkah serius penanganan permukiman kumuh. (AntaraNews)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun hunian layak bagi warga di sepanjang rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi persoalan permukiman yang telah lama terjadi di area fasilitas umum tersebut.

Pramono Anung menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan dukungan maksimal kepada pemerintah pusat dalam upaya penanganan perumahan di bantaran rel kereta api. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih manusiawi bagi masyarakat.

Pernyataan dukungan ini disampaikan Pramono Anung pada Jumat (27/3) di Halte Tosari, Jakarta Pusat, menyusul peninjauan langsung Presiden Prabowo ke lokasi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi warga dan melihat langsung kondisi permukiman di kawasan Senen.

Pramono Anung mengakui bahwa keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk pinggir rel dan tempat pemakaman umum (TPU), merupakan masalah klasik di Jakarta. Namun, dia menyebut bahwa persoalan ini secara bertahap mulai ditangani melalui program pemindahan warga ke rumah susun (Rusun).

Sebagai contoh, Pramono Anung menyoroti penataan yang telah berhasil dilakukan di kawasan TPU Kebon Nanas. Sejak Januari 2026, warga yang sebelumnya menghuni area tersebut telah direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Relokasi tersebut, menurut Pramono, telah memberikan dampak positif yang signifikan. Ini terlihat dari penataan kawasan yang lebih baik serta penerimaan positif dari warga yang kini menempati hunian yang lebih layak. Program ini juga memberlakukan skema sewa setelah enam bulan gratis, namun setelah itu warga diminta untuk berbayar atau menyewa sepenuhnya.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berkoordinasi erat dengan pemerintah pusat guna menuntaskan masalah permukiman di lokasi-lokasi yang tidak semestinya. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan hunian layak Senen dan area lainnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan komitmennya untuk membangun hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Pernyataan ini muncul setelah beliau meninjau langsung kondisi permukiman di area tersebut.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @prabowo, terlihat Presiden Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyusuri kawasan permukiman. Lokasi ini berada sekitar tiga kilometer dari pusat Jakarta, menunjukkan kedekatan masalah dengan jantung ibu kota.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menyerap aspirasi dari masyarakat setempat. Beliau kemudian menyampaikan komitmen kuatnya untuk segera menghadirkan hunian yang layak bagi warga di wilayah tersebut dengan cepat. "Mendengar aspirasi masyarakat di sana, Insyaallah kita akan segera bangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat," kata Prabowo.

Kepala Negara menegaskan bahwa beliau memiliki tekad bulat untuk menyediakan hunian yang layak bagi seluruh warga Indonesia. Inisiatif pembangunan hunian layak Senen ini menjadi salah satu perwujudan dari komitmen tersebut, menunjukkan fokus pemerintah pada kesejahteraan rakyat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi