Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari mengerahkan sebanyak 75 personel untuk menjamin keamanan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pengamanan ini akan dilakukan di 26 lokasi berbeda yang telah ditetapkan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kondusif bagi masyarakat.
Komisaris Polisi Wisnu Prasetyo, Kepala Bagian Operasi Polresta Manokwari, menjelaskan bahwa fokus pengamanan utama adalah di lokasi-lokasi yang diprediksi akan dipadati oleh jamaah. Salah satu lokasi krusial adalah Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, yang akan menjadi pusat perhatian khusus. Penutupan jalur lalu lintas akan diberlakukan di area ini mulai subuh hingga seluruh kegiatan ibadah selesai.
Seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan ini telah disiagakan sejak malam takbiran. Mereka bertugas mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin timbul. Pengamanan ini merupakan bagian dari operasi kepolisian terpusat yang rutin diselenggarakan setiap tahun menjelang hari besar keagamaan nasional.
Advertisement
Advertisement
Polresta Manokwari telah menyusun strategi komprehensif untuk Pengamanan Shalat Id Manokwari, khususnya di titik-titik vital. RTP Borarsi menjadi prioritas utama mengingat potensi kepadatan jamaah yang tinggi di lokasi tersebut. Kompol Wisnu Prasetyo menyatakan, "Kalau RTP Borarsi, kami akan lakukan penutupan jalur lalu lintas untuk umum dari subuh sampai selesai kegiatan ibadah." Ini merupakan langkah krusial untuk menjamin kelancaran dan keamanan ibadah.
Penutupan jalur lalu lintas di sekitar RTP Borarsi akan diterapkan secara ketat demi keselamatan jamaah dan kelancaran ibadah. Kompol Wisnu Prasetyo menegaskan bahwa pendekatan humanis akan diutamakan oleh seluruh personel yang bertugas. Meskipun demikian, kewaspadaan terhadap potensi kerawanan tetap menjadi fokus utama, memastikan personel dapat bertindak cepat dan tepat.
Arahan ini diberikan untuk memastikan personel dapat bertindak cepat dan tepat jika terjadi situasi yang tidak diinginkan, menjaga suasana tetap tenang dan damai. Operasi pengamanan ini tidak hanya berfokus pada hari H Shalat Id, tetapi juga mencakup malam takbiran. Penempatan personel sejak malam hari bertujuan untuk mencegah insiden sebelum ibadah utama dimulai.
Advertisement
Advertisement
Ketua PHBI Manokwari, Muhammad Masnyur, mengonfirmasi bahwa 26 lokasi pelaksanaan Shalat Id telah disepakati bersama. Kesepakatan ini dicapai melalui rapat koordinasi dengan Kementerian Agama Manokwari, Majelis Ulama Indonesia Manokwari, serta berbagai organisasi masyarakat Islam lainnya. Penetapan lokasi ini bertujuan untuk mengakomodasi seluruh jamaah di berbagai wilayah kota.
Beberapa lokasi utama yang akan menjadi pusat pelaksanaan Shalat Idul Fitri termasuk lapangan RTP Borarsi dan lapangan Kodam XVIII/Kasuari. Selain itu, lapangan Satbrimob Polda Papua Barat juga akan digunakan sebagai salah satu titik kumpul jamaah. Berbagai masjid besar di Manokwari juga turut menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk menunaikan ibadah.
Daftar lengkap lokasi Shalat Id tersebar di berbagai penjuru Manokwari, meliputi:
Advertisement
- Lapangan RTP Borarsi
- Lapangan Kodam XVIII/Kasuari
- Lapangan Satbrimob Polda Papua Barat
- Masjid Ridwanul Bahri
- Masjid Darul Ulum Amban
- Masjid Nurul Huda Yapis
- Masjid Baitul Makmur
- Masjid Baitul Mukminin
- Masjid Nurul Fatah
- Masjid At-Taqwa
- Masjid Al-Hikmah
- Masjid Nurul Jihad
- Masjid At-Falah
- Masjid Al-Kautsar
- Masjid Al-Saleh Polda Papua Barat
- Masjid Babusaalam
- Masjid An-Nur Pulmon Maruni
- Masjid Hidayatullah
- Masjid Rahmatan Lil’alamin
- Masjid Al-Ikhsan Arfai
- Masjid Al-Muhajirin Anday
- Masjid An-Nur Wosi
- Masjid Al-Madinah
- Masjid La-Fatah
- Masjid Lapas Kelas IIB Manokwari
- Lapas Perempuan Kelas III Manokwari
Kerja sama antara Polresta Manokwari dan PHBI menunjukkan sinergi yang baik dalam mempersiapkan perayaan Idul Fitri. Penetapan lokasi yang beragam ini diharapkan dapat mempermudah akses jamaah dan mengurangi penumpukan di satu titik, sehingga Pengamanan Shalat Id Manokwari dapat berjalan optimal.
Sumber: AntaraNews
Advertisement