Polisi dan Dishub Jabar akan gelar operasi gabungan angkutan umum

Sasaran utama razia gabungan untuk menindak kendaraan umum yang bermasalah. Besok razia akan digelar di Bogor, Subang dan Bandung.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi dan Dishub Jabar akan gelar operasi gabungan angkutan umum
Razia bus yang akan menuju Puncak. ©2017 merdeka.com/radeva pragia

Dinas Perhubungan Jawa Barat beserta Kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Jawa Barat akan gencar menggelar razia. Hal itu seiring terjadinya rentetan kecelakaan lalu lintas yang berawal dari angkutan umum bus. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, razia dilakukan untuk memeriksa kelaikan angkutan. Sejauh ini banyak temuan bus yang beroperasi tanpa melengkapi syarat administrasi berupa KIR."Kita akan melakukan operasi gabungan di lapangan mulai besok hari (Rabu)," kata Dedi dalam pertemuan dengan pengusaha penyedia jasa transportasi atau PO dan Ditlantas Polda Jawa Barat di Kantor Dishub Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (2/5).‎Operasi itu sudah diperintahkan kepada jajarannya di seluruh wilayah hukum Jawa Barat.Ia menyebutkan nantinya Dishub Jawa Barat dan Ditlantas akan mendatangi pool angkutan dan terminal untuk mengecek kelaikan kendaraan. Mulai dari kelengkapan administrasi legalitas dan uji KIR serta legalitas sopir."Intinya mereka harus selain melakukan uji setiap enam bulan sekali. Dia untuk setiap harinya harus melakukan pengawasan dan pengujian baik di pool dan sebagianya. Sehingga masyarakat, para pengguna jasa transportasi akan lebih aman dan nyaman serta selamat sampai tujuan," ujarnya.Pihaknya pun mengimbau PO bus untuk terus me‎lengkapi administrasi yang akan dioperasionalkan mengangkut penumpang. Sebab jika saat razia kelaikan tidak dipenuhi, ancaman pencabutan izin atau pembekuan usaha bisa dikeluarkan. Langkah tegas itu harus diambil mengingat kecelakaan dari angkutan umum selalu mengorbankan banyak nyawa. "Kita akan sanksi, pasti kita akan bekukan apabila tidak mengikuti aturan yang ada yang mengedepankan arti keselamatan. Kita akan cabut untuk perizinan," ucapnya.Operasi ini akan dilakukan untuk semua angkutan yang beroperasi di Jawa Barat. Diharapkan dengan demikian dapat menekan jumlah kendaraan yang tidak laik.Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Tomex Kurniawan mengatakan operasi kelaikan angkutan ini sangat diperlukan. Sebab banyak kendaraan yang nekat beroperasi padahal tidak dalam kondisi optimal. Untuk awal razia akan menyasar tiga wilayah dulu yakni Bogor, Subang dan Bandung."Ada Bogor, Subang dan Bandung. Karena kemarin pasca-kecelakaan razia dilakukan, dan ternyata dari 10 kendaraan yang melintas, tiga sampai empat memang kelaikannya diragukan. Baik dari sistem rem kapasitas ban, kemudian juga tidak menunjukan STNK dan SIM," kata Tomex di lokasi yang sama.

Rekomendasi