Polisi Cegah Pelajar di Karawang yang Hendak Ikut Demo Buruh ke Jakarta, 44 Orang Ditangkap
Buruh dan sejumlah elemen masyarakat hari ini menggelar demo di DPR.
Polda Jawa Barat mengantisipasi terlibatnya pelajar terutama sederajat SMA dalam demo buruh yang digelar serentak pada Kamis (28/8). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah mereka terlibat politik praktis atau justru agenda kelompok tertentu yang mengarah pada tindak kerusuhan.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, aksi unjuk rasa merupakan hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi. Namun, kewajiban utama para siswa ialah belajar. Untuk itu, ia bilang Polda Jabar telah menyampaikan imbauan sejak kemarin.
"Kami telah memprofiling di berbagai sekolah dan kita berikan himbauan kepada mereka dan banyak sekali yang sudah kita lakukan dan mereka tidak berangkat," ucapnya, Kamis (28/8).
Kendati telah disampaikan imbauan, ia mengatakan ada sejumlah pelajar di Karawang yang kedapatan hendak pergi ke Jakarta untuk mengikuti aksi. Tetapi keberangkatan mereka ke gedung DPR RI berhasil dicegah oleh kepolisian.
"Ada beberapa pelajar dari Polres Karawang yang berhasil diamankan di terminal saat hendak menuju Jakarta. Total ada 44 pelajar yang berhasil kami amankan, dan 4 pelajar lainnya berhasil dicegah di stasiun kereta api," ujarnya.
Hendra menuturkan, Polda Jabar telah berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait siswa yang telah diamankan. Dari mereka ditemukan beberapa barang yang berpotensi membahayakan, seperti senjata tajam dan batu.
Mereka akan diberikan sanksi sesuai kebijakan pemerintah, guna mengedukasi mereka agar tidak terlibat secara tidak sadar dalam agenda politik praktis dan mengutamakan fokus belajar, kata Hendra.
"Ini adalah langkah kami dalam memastikan bahwa demo tetap berlangsung dengan tertib dan aman, tanpa ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu," katanya.